Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGEBUK drum band J-Rocks Anton Rudi Kelces berdalih pusing karena tidak ada penghasilan selama pandemi covid-19 sehingga dia memilih untuk mengkonsumsi narkoba jenis ganja.
Dalam jumpa pers Sabtu (22/8) Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan tersangka beralasan pusing karena penghasilannya di band tersebut berhenti karena pandemi.
"Dia sepi job masa pandemi covid-19 job berkurang dia isi semua waktu dengan disalahgunakan menggunakan barang haram ini," ujarnya.
Anton sambung Yusri mengatakan baru pertama kali menggunakan ganja namun keterangan tersebut akan didalami kembali dan dibuktikan di meja persidangan.
"Dia mengaku baru satu kali mengunakan, pernah menggunakan tujuh tahun lalu. Ini yang masih kami dalami terus," katanya.
Sebelumnya Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok ungkap kasus peredaran narkoba jenis ganja. Dalam kasus ini polisi menangkap pelaku Anton Rudi Kelces,39,yang merupakan penggebuk drum Band J-rock.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok KBP Ahrie Sonta mengatakan pihaknya mengamankan tiga tersangka lain. Dua di antaranya merupakan kru band J-rocks dan satu tersangka mantan kru J-rocks. (OL-4)
Hakim Rumania menyatakan bahwa tindakan Wiz Khalifa bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan sebuah "tindakan mencolok" yang memberikan dampak buruk bagi publik.Â
Seorang pria berinisial FD, 61, ditangkap bersama barang bukti ganja dengan total berat bruto 14,6 kg di wilayah Bekasi.
Polisi memastikan artis Leonardo Arya alias Onad positif menggunakan dua jenis narkoba, yakni ganja dan ekstasi. Sementara itu, hasil tes urine sang istri, menunjukkan hasil negatif.
SEBANYAK 2 WNA di Bali ditangkap polisi karena menanam pohon ganja dengan sistem hidroponik. Kedua WNA tersebut yakni NR laki-laki 31 tahun WNA Belanda dan KV perempuan 33 tahun WNA Rusia.
Penelitian baru ungkap marijuana berisiko merusak sel telur, picu kemandulan, keguguran, hingga cacat genetik pada bayi.
Barang bukti hasil pengungkapan tersebut telah dimusnahkan oleh BNN Pusat di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved