Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya (PMJ) meringkus ratusan pendemo lantaran dianggap perusuh saat melakukan aksi unjuk rasa penolakan RUU Omnibus Law di depan gedung DPR, Jumat (14/8).
"Jadi, yang diamankan ini orang-orang yang kena razia, karena memang kita sudah lakukan razia di beberapa titik," ujar Kabid Humas PMJ Kombes Yusri Yunus, Jumat (14/8).
Namun, petugas telah memulangkan para pendemo dan tersisa delapan orang yang masih didalami.
"Delapan orang ini yang ada unsur pidana di situ. Misalnya ada yang bawa bom molotov. Ada yang bawa ketapel," paparnya.
Baca juga: 5 Ribu Massa akan Tetap Demo di Depan DPR
Yusri menuturkan, kedelapan pendemo yang ditangkap memiliki niat ingin rusuh.
" Ada yang bawa batu, ada yang bawa botol-botol. Itu untuk sementara jadi dari 100 ini ada 8 yang sekarang masih kita dalami," tegasnya.
Yusri pun mengaku petugas lapangan menemukan pendemo yang membawa senjata tajam (sajam).
"Masih muda lah. Mereka bukan bagian dari pendemo buruh atau mahasiswa. Mereka orang-orang yang mau rencana bikin kekacauan," ujarnya.(OL-5)
Saksi-saksi yang dihadirkan tidak menunjukkan adanya keterkaitan langsung antara unggahan Laras Izati di media sosial dengan tindakan kekerasan atau kerusuhan di masyarakat.
Imbauan ini disampaikan seusai konflik antara kelompok pemuda kembali pecah di kawasan Stain/Arbes, Kecamatan Sirimau, Desa Batu Merah, Kota Ambon, Jumat (26/12).
Pelaku salah sasaran mengira korban adalah kelompok lawan yang akan melakukan aksi tawuran
Insiden salah paham antara personel Brimob dengan anggota Badan Intelijen Strategis TNI tidak boleh dipelintir menjadi konflik TNI-Polri.
ALIANSI Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Bogor secara tegas mendeklarasikan penolakan terhadap segala bentuk provokasi dan tindakan penjarahan.
PRESIDEN Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan negara.
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved