Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Daerah Kota Tangerang Selatan Muhammad mengajukan pengunduran diri dari jabatannya karena ingin maju sebagai calon kepala daerah di Pemilihan Walikota Tangsel, Desember mendatang.
"Ya, mulai hari ini saya sudah resmi mengundurkan diri sebagai Sekda Kota Tangsel. Dan pengunduran diri tersebut sudah saya sampaikan langsung kepada Bu Wali Kota. Beliau juga merestui saya untuk maju sebagai Balon Wali Kota Tangsel," kata Muhammad yang di Pilkada Tangsel nanti mendapat dukungan dari partai besar seperti, PDI-P, Gerindra, Hanura dan NasDem.
Muhammad menjelaskan, dirinya mundur agar pencalonannya dalam Pilkada tidak mengganggu pembangunan daerah selama masa kampanye.
Dalam pengunduran dirinya, Muhammad menyerahkan aset berupa 5 kendaraan dinas, berupa 4 mobil dan 1 motor.
Baca uga : Anies: Ekonomi Jakarta di Kuartal II 2020 Minus 8,22%
"Mobil dinas yang pernah saya pakai ada mobil kijang, camry tahun 2009, serena mobil ibu PKK, ada CRV tahun 2018 dan satu motor dikembalikan ke Pemkot Tangsel," paparnya.
Terkait pengunduran dirinya, Muhammad mengaku masih berproses di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Dari Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) sudah disampaikan dan masih menunggu proses administrasi," pungkasnya.
Diketahui, Muhammad bakal maju dalam Pilkada 2020 Kota Tangsel sebagai Wali Kota bersama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang merupakan keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. (OL-7)
SEORANG oknum anggota TNI AD diamankan setelah terlibat perselisihan dengan pengemudi ojol di Tangerang Selatan. Aksinya viral di media sosial karena terekam menodongkan pistol
Prioritas pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan seperti untuk peningkatan akses pendidikan bagi anak anak, penanganan sampah, banjir, dan lain lain.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
KEPOLISIAN Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap seorang oknum guru di Rawa Buntu, Serpong, Tangsel berinisial YP, 55. Ia diduga mencabuli belasan muridnya.
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved