Headline

Presiden Trump telah bernegosiasi dengan Presiden Prabowo.

Fokus

Warga bahu-membahu mengubah kotoran ternak menjadi sumber pendapatan

Di Depok, Keluar Rumah tanpa Masker Didenda Rp50 Ribu

Kisar Rajaguguk
20/7/2020 08:31
Di Depok, Keluar Rumah tanpa Masker Didenda Rp50 Ribu
Mural bergambar simbol orang berdoa menggunakan masker yang mewakili umat beragama di Indonesia di Jalan Juanda, Depok, Jawa Barat.(MI/BARY FATHAHILAH)

PEMERINTAH Kota Depok menyiapkan sanksi penilangan bagi warganya yang tidak mengenakan masker di tempat umum dengan denda sebesar Rp50 ribu.

"Benar, Pemerintah Kota Depok, mulai Kamis (23/7), memberikan sanksi penilangan dan denda bagi warga yang tidak mengenakan masker di tempat umum. Tujuannya guna menekan penyebaran covid-19," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Lienda Ratna Nurdianny, saat dihubungi di Balai Kota Depok, Senin (20/7).

Namun, ia mengatakan sanksi penilangan dan denda Rp50 ribu tersebut tidak berlaku saat sedang makan, berpidato, dan berolah raga.

Baca juga: KCI Perpanjang Sosialisasi Wajib Baju Lengan Panjang di KRL

"Hasil proses tilang berdenda dan berkwitansi ini akan masuk ke kas daerah," kata dia.

Supaya tidak terkena tilang dan denda, imbuh Lienda, masyarakat bisa melindungi diri serta keluarga selalu menjaga jarak sosial, sering mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Lanjut Lienda, pihaknya akan melakukan sosialisasi dengan aksi simpatik terkait penggunaan masker sebelum penjatuhan tilang dan denda yang dimulai Senin (20/7) sampai dengan Rabu (22/7).

"Dalam 3 hari, Pemerintah Kota Depok akan menggelar 'Gerakan Depok Bermasker' untuk menggalakkan kembali Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan menggunakan masker di Kota Depok sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 di masa adaptasi kebiasaan baru," paparnya.

Gerakan Depok Bermasker ini, sebutnya, dipusatkan di 5 titik yakni, di Simpang Pasar Musi, Simpang KSU Sukmajaya, Simpang Juanda, Simpang Ramanda dan simpang Tugu Jalan Siliwangi, Pancoranmas, Kota Depok pukul 8.00 WIB.

Lebih lanjut Lienda mengatakan, penerapan sanksi tilang dan denda ini landasannya adalah Peraturan Wali Kota Depok Nomor: 45 Tahun 2020 dan hasil rapat Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Depok.

Sampai Minggu (19/7) pukul 20.00 WIB, Kota Depok masih berada di zona kuning menurut data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Depok.

Jumlah kasus positif covid-19 di Depok bertambah 21 menjadi 992 kasus dan meninggal 37 orang. Sedangkan pasien sembuh 6 orang bertambah menjadi 769 orang.

Adapun orang tanpa gejala (OTG) bertambah 18 orang menjadi 2.789 orang. Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 8 orang menjadi 4.276 orang.

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 2 orang hingga menjadi 1.620 orang. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik