Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA keresahan yang mendalam di kalangan petugas kesehatan DKI Jakarta akibat adanya potongan tunjangan kinerja daerah (TKD) sebesar 50%. Salah satunya ialah petugas dari Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Sudin Kesehatan Jakarta.
"Anehnya justru para petugas ini yang mengalami pemotongan TKD 50%. Sementara para pejabat di Sudin dan Dinas Kesehatan menerima utuh," ujar seorang petugas P2P Jakarta Barat yang tidak ingin disebutkan namanya kepada Media Indonesia, Jakarta, Selasa (30/6).
Ia mengetahui kejadian tersebut berdasarkan keterangan langsung dari Seksi P2P yang berada di salah satu Sudin di Jakarta. Menurut pengakuanya, ada satu seksi P2P yang setengah mati bekerja dan berhadapan langsung dengan pasien covid-19 untuk pemeriksaan swab test, tapi justru ditelantarkan.
Pekerjaan mereka dianggap sama berbahaya dan berisiko dengan petugas medis di RSPI Sulianti Saroso, Wisma Atlet dan lainya.
"Tapi malah tiba-tiba TKD mereka dipotong. Yang setengah mati TKD-nya sekitar Rp9 juta dipotong 50%, jadi dapat Rp4,5 juta. Padahal mereka sampai tengah malam bawa sampel (covid-19). Tapi, bos atau pejabat di dinas kesehatan terima TKD utuh," ungkap petugas P2P itu.
Baca juga : Akreditasi Sekolah Jadi Syarat Jalur Prestasi,Ini Kata Disdik DKI
Diketahui, pemotongan 50% TKD sesuai dengan Pergub Nomor 49 Tahun 2020 tentang Rasionalisasi Penghasilan Pegawai Negeri Sipil dalam Rangka Penanganan Covid-19 sampai dengan bulan Desember. Dengan dalih 25% untuk bansos akibat pandemi. Sedangkan 25% lagi ditunda sampai dengan keuangan Pemprov DKI membai.
Pada April, semua SKPD di jajaran kesehatan seperti di puskesmas, rumah sakit, Dinas Kesehatan dan Sudin Kesehatan menerima penuh 100% TKD. Sesuai dengan Pergub no 49/ 2020 bab II pasal 2 ayat 2.
Namun pada TKD bulan Mei, menurut pengakuan tenaga kesehatan itu, sebagian besar petugas Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Sudin Kesehatan di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur hanya menerima TKD 50%. Artinya tidak sesuai dengan pergub tersebut.
Petugas P2P itu juga membeberkan untuk jajaran Sudin Kesehatan Jakarta Pusat masih menerima utuh 100%, serta jajaran Dinas Kesehatan sebagian besar menerima utuh 100%.
"Mengapa Dinas Kesehatan menerima TKD utuh 100% dari mulai pejabat eselon sampai dengan staf yang masa kerjanya baru 1 tahun? Hanya 1 pejabat yang dipotong 50%, yaitu Sekretaris Dinas," ujar imbuhnya.
Di saat pandemi berimbas pada semua orang, ia mengatakan masih ada pejabat- pejabat DKI malah memikirkan diri sendiri, memikirikan kesejahteraannya sendiri.
Baca juga : Ada Pembangunan, Underpass Senen Ditutup 30 Hari
"Dengan nominal TKD yang jumlahnya fantastis, mereka seolah menutup mata terhadap bawahannya," pungkasnya.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi DKI Yuditha Endah membenarkan bahwa seluruh jajaranya terkena potongan TKD 50%. Dirinya menampik bahwa hanya petugas P2P saja yang kena dampak tersebut. Pemotongan tersebut berlaku sejak Mei lalu.
"Di awal kami mengusulkan TKD untuk jajaran Dinkes 100%. Tetapi kami diminta oleh tim verifikator rasionalisasi untuk mengikuti sesuai Pergub 49 Tahun 2020. Semoga bulan depan sudah balik lagi kondisinya," jelas Yudhita
Seperti diketahui, pemangkasan 50% TKD/TPP itu akibat kontraksi ekonomi selama pandemi. Hal itu juga sesuai tindak lanjut Surat Keputusan bersama Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri tentang Percepatan Penyesuaian Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam rangka Penanganan Covid-19, Serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional.
"Semua itu mengacu pada Pergub 49/2020," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Chaidir. (OL-7)
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved