Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH pusat perbelanjaan atau mal akan kembali buka di masa Pembatasan sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, warga Jakarta pun menyikapi beragam rencana pembukaan mal di tengah pandemi Covid-19 itu.
Dimas, 26, salah satu warga Jakarta mengatakan belum tertarik untuk datang ke dalam mal. Ia mengaku masih takut untuk mendatangi tempat keramaian dan menilai pembukaan mal tersebut meresahkan.
"Tetapi sebenarnya tidak masalah asalkan mengikuti peraturan. Orang-orang harus bijak dan mematuhinya," ujar Dimas.
Walakin, ia juga mengapresiasi dibukanya mal untuk kepentingan ekonomi.
"Kasihan dari sisi bisnis untuk mal kalau kelamaan tutup juga. Jadi selain bisa menguntungkan masyarakat, juga menguntungkan buat pihak mal, ada pemasukkannya lagi," tandas Dimas.
Senada, warga lain bernama Thira, 26, juga mengatakan tidak akan langsung menyerbu mal pada saat hari pembukaan besok. Ia hanya akan datang ke mal untuk membeli kerperluan yang mendesak. Meskipun begitu, Thira mengaku senang mendengar kabar dibukanya mal kembali.
Baca juga : Besok, Delapan Gerai SIM dalam Mal Mulai Dibuka
"Senang juga sih soal kabar akhirnya mal buka setelah beberapa bulan, soalnya nggak semua tenant-tenant mal selama PSBB kemarin buka dan bisa ngelayanin pesan entar," ujar Thira.
Sementara itu, Nanda, 31, merasa beroperasinya kembali mal sangat membantu dirinya sebagai pebisnis di bidang kerajinan tangan. Karena, ia harus datang langsung ke toko untuk melihat barang yang ingin dibelinya.
"Dengan dibukanya mal itu sangat membantu, karena saya nggak bisa beli secara online dan nggak bisa melihatnya barang secara langsung. Walaupun tetap, tokonya harus mengindahkan protokol kesehatan," kata Nanda.
"Kasihan penjualnya juga. Nggak semuanya mengerti menggunakan teknologi untuk beli online," imbuhnya..
Namun, ia juga mewanti-wanti pemerintah untuk mengawal kebijakan tersebut. Misalnya, sambung Nanada, pemerintah harus mengevaluasi apabila ada peningkatan pasien covid-19 dalam seminggu ke depan.
"Saya meminta pemerintah untuk mengawal, supaya nanti ada evaluasi. Seminggu ke depannya ada peningkatan angka covid apa engga," pungkas Nanda. (OL-7)
DI tengah harga daging sapi yang naik di sejumlah pasar tradisional, Perumda Dharma Jaya menegaskan akan menjaga keterjangkauan daging sapi bagi masyarakat Jakarta.
Pelajari cara efektif menghindari titik banjir di Jakarta. Dari daftar ruas jalan rawan hingga aplikasi pantau real-time untuk perjalanan aman.
OMC menjadi salah satu langkah mitigasi nonstruktural Pemprov DKI untuk mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan genangan, terutama di wilayah padat dan rawan.
Ia menyatakan, keberadaan Persija dengan basis suporter besar menjadikan klub tersebut sebagai aset strategis bagi kerja sama komersial.
Pelanggaran dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana. Berdasarkan Perda 3/2013, pelaku pembuangan sampah sembarangan dapat dikenai uang paksa hingga Rp500.000.
ANGGOTA Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam Rapat Komisi yang berlangsung pada Selasa (20/1).
JAGA Pemilu khawatir pelanggaran dalam pemilihan umum (pemilu) menjadi kebiasaan yang diwajarkan alis ‘new normal’di masa depan.
Konsekuensi daerah yang telah ditetapkan berada di level 1 berarti kegiatan masyarakat bisa dikatakan dapat beroperasi normal dengan kapasitas maksimal 100% di berbagai sektor.
Rumah mengangkat konsep Tropical Modern ramah lingkungan dan didesain untuk menjawab kebutuhan hunian di era new normal.
Kebijakan pelonggaran penggunaan masker di ruang terbuka, diharapkan tidak menimbulkan euforia berlebihan yang berakibat abai terhadap protokol kesehatan yang masih harus diterapkan.
Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan mobilitas masyarakat terus mengalami peningkatan dalam dua pekan terakhir dan menjadi yang tertinggi selama masa pandemi covid-19.
SAAT ini kita tengah memasuki masa pra kondisi menuju transisi pandemi menjadi endemi. Secara gradual, pembatasan sosial memang sudah dilonggarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved