Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Fraksi NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino tidak setuju adanya pembatasan kendaraan pribadi dengan metode pelat nomor ganjil-genap (gage) selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi di Ibu Kota.
"Iya (tidak setuju). Kebijakan Pak Anies itu perlu kami kritisi apabila ada masyarakat yang dirugikan," kata Wibi, Kamis (11/6).
Wibi menilai ada bentuk diskriminasi terhadap penerapan gage itu. Meski belum diberlakukan di Jakarta, ia menganggap diperbolehkannya ojek online (ojol) untuk masuk di ruas gage bisa menimbulkan kecemburuan terhadap angkutan lain.
"Hanya memperbolehkan ojol melintas, itu bentuk diskriminasi kepada ojek non online atau kurir. Payung hukum PSBB transisi ini yang saya lihat harus dikritik (soal gage)," kata Wibi.
Baca juga: Menhub Hapus Pembatasan Penumpang, DKI Tetap Terapkan 50%
"Bakal ada pembatasan rakyat untuk mengais rejeki. Dulu pernah ada uji materi di Mahkamah Agung pas zaman Ahok yang keluarkan pergub tentang pembatasan transportasi sepeda motor dan itu dibatalkan oleh MA. Sudah warga diminta ikuti protokol yang ketat saja," tandas Wibi.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan salah satu indikator bakal diterapkan gage apabila terjadi lonjakan lalu lintas dan warga tidak mematuhi pembatasan masuk kerja 50%.
"Penerapannya pun tidak serta merta mobil dan motor di seluruh ruas jalan. Artinya harus dilakukan evaluasi terhadap jaringan termasuk jaringan angkutan umum dan jaringan di dalamnya," jelas Syafrin kemarin. (OL-14)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan kebijakan ganjil-genap kendaraan karena adanya pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 pada Rabu (27/11).
Peniadaan sistem ganjil-genap pada 16 September 2024, bertepatan dengan hari libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah.
Pelaksanaan kebijakan ganjil-genap di Jakarta ditiadakan pada 17 dan 18 Juni 2024 karena libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah/2024 Masehi.
POLRI mencatat sebanyak 4.027 pemudik melanggar kebijakan ganjil genap (gage) selama arus mudik Lebaran 2024 di Tol Jakarta-Cikampek-KM 414 Tol Kalikangkung. Surat tilang dikirim ke alamat
SELAMA libur lebaran Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tidak menerapkan aturan ganjil genap di 25 ruas jalan Ibu Kota.
Pembatasan itu bisa dilakukan dengan larangan melintas atau dengan rekayasa lalu lintas.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved