Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

PKS: Baru 4 Hari PSBB Transisi, Ada Lonjakan Covid-19 di DKI

Insi Nantika Jelita
10/6/2020 10:50
PKS: Baru 4 Hari PSBB Transisi, Ada Lonjakan Covid-19 di DKI
Kemacetan di Jakarta(MI/Andri Widiyanto)

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Achmad Yani menuturkan baru empat hari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan PSBB Masa Transisi sejak 5 Juni lalu, tetapi jumlah pasien positif covid-19 meningkat secara signifikan.

Menurut Yani, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, pada 5 Juni jumlah penambahan pasien positif covid-19 harian berjumlah 61 orang. Lalu, tanggal 9 Juni jumlahnya meningkat menjadi 239 orang.

“Ini baru empat hari, tapi lonjakan pasien sudah sangat tinggi dalam waktu singkat. Ini ekstrem sekali dan harus menjadi perhatian dalam membuat kebijakan,” ungkap Yani dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (10/6).

Yani khawatir ke depan akan ada terjadi gelombang kedua wabah covid-19 di Jakarta jika tidak ada penerapan protokol kesehatan yang tegas.

Ia juga mengatakan lonjakan pengguna lalu lintas juga terjadi di DKI Jakarta, jika dibandingkan dengan masa PSBB awal. Di PSBB Masa Transisi ada penambahan rata-rata jumlah kendaraan hampir mencapai 50 ribu kendaraan per hari.

Baca juga: WHO Klarifikasi soal Penularan Covid-19 dari Orang Tanpa Gejala

“Lalu lintas kendaraan juga mulai meningkat lebih banyak dibandingkan masa PSBB sebelumnya, dari 190 ribuan meningkat jadi 240 ribuan per hari,” tukas Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta itu.

Yani mengungkapkan tingginya penambahan jumlah pasien positif covid-19 tidak lepas dari rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kita mau ekonomi jalan lagi, tapi kita juga tidak bisa mengabaikan bahwa wabah covid-19 ini masih ada dan masih terus menyebar. Pemprov DKI juga saya nilai masih kurang tegas dalam melakukan penertiban terkait protokol kesehatan,” tandas Yani. (OL-14)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bude
Berita Lainnya