Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat dari hari kedua (H2) Lebaran hingga hari ketujuh sesudah Lebaran (H+7) Lebaran 2020, (25 Mei - 1 Juni 2020) terdapat total 494.449 kendaraan menuju Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.
Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head Dwimawan Heru, Volume lalu lintas (lalin) yang menuju Jakarta ini turun 67.73%, dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019.
"Volume lalu lintas (lalin) yang menuju Jakarta ini turun 67.73%, dibandingkan dengan lalin periode yang sama di Lebaran tahun 2019," ujarnya melalui keterangan resmi pada Media Indonesia, Selasa (2/6).
Adapun rinciannya sebagai berikut:
*ARAH TIMUR*
Lalin menuju Jakarta dari arah timur merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Trans Jawa serta GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan yang meninggalkan Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin sebagai berikut:
Baca juga :Polri Berhasil Putarbalikan 132.582 kendaraan
- GT Cikampek Utama 2, dengan jumlah 104.813 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 81,79% dari Lebaran tahun 2019.
- GT Kalihurip Utama 2, dengan jumlah 72.252 kendaraan menuju Jakarta, turun sebesar 79.63% dari Lebaran tahun 2019.
Total kendaraan menuju Jakarta dari arah Timur, turun sebesar 80,97% dibandingkan dengan lalin Lebaran tahun 2019.
*ARAH BARAT*
Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cikupa tercatat sebanyak 161.081 kendaraan, turun sebesar 56,41% dari Lebaran tahun 2019.
*ARAH SELATAN*
Sementara itu, jumlah kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat sebesar 156.303 kendaraan, turun sebesar 32,74% dari Lebaran tahun 2019.
Jasa Marga pun mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020.
"Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah," pungkasnya. (OL-2)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan laporan kepada Presiden mencakup kondisi pasokan energi hingga harga bahan pokok.
Beban pengiriman akan overload menjelang Lebaran. Untuk menekan risiko keterlambatan, perusahaan menyatakan telah melakukan persiapan sejak awal
favehotel Hyper Square Bandung menawarkan pengalaman menginap nyaman saat Lebaran dengan fasilitas modern, lokasi strategis, dan sajian kuliner di Lime Coffee Shop.
Layanan Transjakarta dipastikan akan digratiskan saat Lebaran.
Ia mencontohkan penipuan belanja online, terutama yang menargetkan kebutuhan persiapan Lebaran, seperti baju, aksesoris, dan perlengkapan lainnya. Banyak masyarakat.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Kemenhub menerapkan delaying system dan menetapkan buffer zone di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Dalam upaya mengatur mobilitas selama libur Lebaran 2026, pemerintah telah menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para pekerja pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 136.612 kendaraan, atau meningkat 45,03% dibandingkan trafik normal.
Sebanyak 509.351 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H s.d H+2 periode akhir Libur Tahun Baru 2026 atau pada Kamis, (1/1) 2026 pukul 06.00 WIB s.d Minggu, (4/1) 2026 pukul 06.00 WIB.
PT Pelindo Dumai menyebutkan lonjakan penumpang akan terjadi pada akhir pekan ini.
Arus Balik: Memahami konsep ekonomi & sosial yang dinamis. Pelajari dampaknya, penyebab, dan bagaimana teori ini membentuk perubahan zaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved