Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap PD Pasar Jaya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, selaku perusahaan penyedia pengadaan barang dan jasa yang menyalurkan bantuan sosial (bansos) wabah virus korona (covid-19).
"Anggaran bansos yang disalurkan melalui PD Pasar Jaya yaitu senilai Rp373 miliar," kata Kasatgas Koordinasi Pencegahan Wilayah III KPK Aida Ratna Zulaikha di Jakarta, Sabtu (23/5).
Pengawasan ini dilakukan sebagai pencegahan titik-titik rawan korupsi. Pengawasan terhadap seluruh pengeluaran barang dan jasa terkait wabah virus korona tak boleh terlepas dari pantauan mata KPK.
"Intinya untuk mempermudah post audit, perlu deteksi titik rawannya sejak dini. Pola good corporate governance perusahaan harus diutamakan agar nanti dapat dipertanggung jawabkan," ujar Aida.
Baca juga: PSI Sarankan Pemprov Salurkan Bansos Tahap 3
Aida merinci, per 25 April 2020 PD Pasar Jaya sudah menyalurkan keseluruhan target pengiriman bansos tahap pertama. Total biaya yang dikeluarkan dari pengiriman bansos tahap pertama itu mencapai Rp173,9 miliar.
Sebanyak 1.194.633 paket telah disalurkan ke masyarakat di 2.687 RW di Jakarta. Dana distribusi yang telah dikeluarkan senilai Rp5,8 miliar.
"Tiap paket senilai Rp149.500 terdiri dari beras lima kilogram, minyak goreng satu liter, dua buah sabun batang, dua buah biskuit, dua kaleng sardines dan dua buah masker kain," ungkap Aida.
Peserta penerima bansos tahap pertama pun diberikan dana Rp13 ribu. PD Pasar Jaya memanfaatkan karang taruna setempat untuk mengalokasikan uang itu ke penerima.
Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan waktu penyaluran bansos tahap pertama sangat singkat. Dia sampai bekerja sama dengan tujuh peretail swasta untuk menyanggupi penyaluran bansos.
"Pada tahap I, untuk mengejar waktu yang cukup singkat, PD Pasar Jaya bekerja sama dengan 7 peretail swasta dengan pembagian jumlah paket sesuai kemampuan pengemasan pihak retail," ucap Arief.
Arief mengatakan pada penyaluran bansos tahap kedua pihaknya mengelola sendiri pengadaan barang untuk bahan bansosnya. Sebanyak 1.147.532 disiapkan. Waktu pengiriman bansos tahap kedua itu di tanggal 14 Mei 2020 sampai 22 Mei 2020.
"Sampai dengan tanggal 21 Mei 2020, total paket bansos tahap II terdistribusi sebanyak 550.436 tersebar di 1.219 RW," tutur Arief.
Bansos tahap kedua ada tambahan distribusi 20 juta masker kain. Hal itu merupakan perintah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdasarkan surat Keputusan Gubernur nomor 435 tahun 2020.
"Sampai dengan 21 Mei 2020 sudah terdistribusi sebanyak 18,4 juta masker kain tersebar di 210 kelurahan. Target penyelesaian distribusi masker ini sampai dengan 23 Mei 2020," pungkasnya.(OL-5)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved