Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Sosial mulai menyalurkan bantuan sosial sembako (Bansos sembako) dari Presiden untuk Kabupaten Bogor, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel), Depok dan Bekasi (Bodetabek). Secara simbolik, distribusi bansos sembako mulai dilakukan di Kota Tangsel, Jumat (8/5).
Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras bersama Wali Kota Tangsel Airien Rachmy Diani mengecek langsung proses distribusi bansos sembako kepada masyarakat terdampak covid-19. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin dan segenap jajaran Forpimda Tangsel.
“Hari ini, kami melakukan pengecekan sejauh mana kesiapan distribusi bansos sembako, sekaligus melakukan supervisi. Ini merupakan penyaluran Tahap I. Kemudian dua minggu lagi, akan kami salurkan Tahap II,” kata Hartono di Ciputat, Kota Tangsel, Jumat (8/5), seperti dikutip dari keterangan resmi.
Baca juga: DPRD Ingatkan Jangan Ada Tumpang Tindih Data Penerima Bansos
Menurut Hartono, distribusi bansos sembako menjangkau 1,9 juta kepala keluarga (KK). Antara lain 1,3 juta KK untuk DKI Jakarta dan 600.000 KK untuk Bodetabek. Sementara Tangsel sendiri mendapat alokasi 75.961 KK.
“Kita mulai penyaluran bansos untuk sembako di Jakarta pada 20 April, di depan Istana. Kemudian, sejak itu distribusi memang kita konsentrasikan untuk Jakarta. Karena Jakarta pada waktu itu PSBB-nya pertama. Nah, setelah itu baru menyusul Bodetabek,” jelasnya.
Penyaluran bansos di wilayah Bodetabek akan dilaksanakan selama 3 bulan dengan rincian 2 kali penyaluran setiap bulannya. Nilai bantuan sebesar Rp300.000 sekali penyaluran atau Rp600.000 per bulan per KK.
Kemensos terus mengakselerasi distribusi bansos sembako sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo agar proses distribusi tuntas sebelum Idul Fitri.
Sejauh ini, pemadanan data dari daerah yang menjadi acuan distribusi bansos sembako dan bansos tunai masih terus diperkuat.
Dari beberapa kali kunjungan langsung ke titik-titik distribusi bansos sembako di DKI Jakarta, Menteri Sosial Juliari P Batubara meminta agar bansos diberikan kepada mereka memang membutuhkan bantuan.
Oleh karena itu, Kemensos terus mengingatkan Pemda agar memperbarui data sehingga masyarakat penerima bansos adalah yang benar-benar belum mendapatkan bansos sebelumnya.
Kemensos sendiri sudah memberikan keleluasaan kepada pemda untuk menyampaikan data kepada Kemensos. Pemda dipersilakan menyalurkan bansos kepada penerima di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola Kementerian Sosial.
“Jadi, sebenarnya, prosedurnya tidak sulit. Tidak benar kalau dikatakan prosesnya njllimet (rumit). Kami tidak 'mengunci' daftar penerima bansos hanya dari DTKS kami. Justru situasi saat ini banyak keluarga/masyarakat yang terkena dampak covid-19 yang memerlukan bansos,” pungkas Sekjen. (OL-1)
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Peluncuran rumah contoh tipe Alder di Kota Modern Tangerang menarik ratusan pengunjung. Hunian dua lantai ini ditawarkan dengan cicilan mulai Rp6 juta.
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026.
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Emiten properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat pangsa pasar di kawasan Jabodetabek
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved