Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Demokrat, Mujiyono bakal mencari tahu soal anggaran bantuan sosial (bansos) yang dikeluarkan Gubernur DKI Anies Baswedan.
Mujiyono mengatakan Anies menjanjikan bakal memberikan Rp1 juta dari APBD DKI ke 1,25 juta warga rentan miskin dan miskin terdampak covid-19. Namun, kenyataanya harga isi paket sembako itu hanya Rp149.500 per kepala keluarga.
"Sejutanya ke mana? Ini yang lagi saya kejar. Jadi, sampai sejauh ini, Pemprov DKI tidak transparan terkait bahan sembako itu. Termasuk di dalamnya data penerima bansos. Data itu saya uber ke mana," kata Mujiyono saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (13/4)
Dari data-data yang dihimpun oleh pihaknya, Mujiyoni menyebut ternyata pemberian sembako dari Anies belum sampai 1,25 juta KK. Pasalnya hanya 1,178 juta KK yang menerima bansos.
Mujiyono juga mengungkapkan data penerima bansos dari Anies ternyata data lama yang belum diupdate. Data itu dari Pogram Keluarga Harapan, peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) sama BPJS.
Baca juga: Jubir Covid-19: Semua Orang Rentan Terinfeksi
"Bukan data baru, karena kalau data baru nggak keburu. Orang sudah duluan kelaparan. Makanya pakai data yang sudah ada. Sama data dasawisma di bulan November kemarin. Dapatlah jumlahnya 3,7 juta jiwa (total penerima bansos)," kata Mujiyono.
Kritikan yang dilayangkan Mujiyono dalam hal kesiapan pemerintah provinsi DKI Jakarta ketika membagikan sembako. Ia menceritakan, di Penjaringan, Wali Kota Jakarta Utara sudah menunggu bansos dari 10.00 WIB. Namun, ternyata paket sembako baru datang pada 16.00 WIB.
"Gara-gara Pasar Jaya tidak ready menyediakan stoknya. Pak wali, camat, lurah nggak akan terima kalau paketnya tidak lengkap. Misalkan, di dalam paket tidak ada sarden, nggak mau dia, takut difitnah. Pak wali, camat dan lurah itu hanya pelaksana, datanya dari dinas sosial lewat Kominfo. Data ini yang saya kejar," tukasnya. (OL-14)
PRESIDEN Prabowo Subianto menekankan pentingnya integrasi program-program strategis pemerintah sebagai langkah percepatan pengentasan kemiskinan.
Sektor perumahan menjadi salah satu instrumen strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
KPPOD menilai 25 tahun otonomi daerah menunjukkan kemajuan penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM, namun tren resentralisasi dan ketergantungan fiskal ke pusat menguat.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial di Indonesia.
BPS mencatatkan bahwa tingkat kemiskinan pada September 2025 pada angka sebesar 8,25% atau mengalami penurunan jika dibandingkan kondisi Maret 2025 yang tercatat 8,47%.
Ketegasan yang tidak konsisten dapat merusak iklim investasi dan menimbulkan ketidakpastian dunia usaha.
Danantara menargetkan negosiasi utang proyek KCIC Whoosh dengan China selesai kuartal I-2026. Skema restrukturisasi disebut masih 50:50.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segel tiga toko Tiffany & Co di Jakarta terkait dugaan penyelundupan dan praktik underinvoicing impor barang mewah.
EKOSISTEM olahraga di Jakarta disebut memiliki potensi untuk mendukung DKI sebagai salah satu destinasi sport tourism global. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
APUDSI adakan Rakernas & HUT ke-1 di Jakarta, fokus konsolidasi ekonomi desa, digitalisasi produk, dan penguatan ketahanan nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved