Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU jam yang mengesalkan. Itulah yang dirasakan Andini saat usahanya mencari pisang justru berbuah kekesalan.
Ia sangat kesulitan mencapai pedagang pisang untuk memenuhi permintaan putrinya yang sedang sakit.
Bukan karena pedagangnya tidak ada atau pisangnya langka. Masalahnya, akses jalan menuju ke tempat pedagang yang menjadi langganan ibu satu anak tersebut ditutup.
Portal sepanjang sekitar dua meter menghadang di depan. Alhasil, selama 1 jam Andini harus berputar mencari jalan. "Ya Allah ini benar-benar ngeselin banget. Jaraknya enggak begitu jauh. Dari sini tinggal masuk gang satu lagi, terus lurus, langsung ketemu tukang pisangnya. Karena jalan kompleks tutup, jadi muter-muter enggak karuan," keluhnya, kemarin.
Perempuan 29 tahun itu biasa membeli pisang di kawasan Swadarma Raya, Jakarta Selatan. Lokasi pedagang pisang berada di tengah kompleks dan selama ini Andini hanya mengetahui satu jalan menuju tempat itu.
"Saya enggak tahu kalau jalan itu ditutup. Saya tanya petugas jaganya, katanya ditutup karena mencegah korona. Penjaga itu tidak mau membuka karena tidak ada perintah dari RT," ucap Andini.
Banyaknya jalan umum permukiman ditutup juga dikeluhkan Suci Trianingsih. Warga Batu Sari, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, itu, kesulitan beraktivitas keluar kompleks perumahan tempatnya tinggal. "Iya jadi ribet. Biasanya tinggal keluar saja. Sekarang harus memutar dulu, sampai gerbang diperiksa. Pas pulangnya juga begitu, tapi enggak diukur suhu tubuh," cetusnya.
Penutupan akses jalan tersebut, sambung Suci, dilakukan sejak empat hari lalu bertujuan membatasi masuknya warga lain yang kemungkinan membawa virus korona. "Semacam lockdown mandiri," imbuhnya.
Petugas keamanan kompleks bahkan membatasi ketat warga pelintas batas. Banyak protes disampaikan pelintas karena selama ini jalan tersebut layaknya jalan umum antarkawasan.
"Kompleks kami selama ini dilalui banyak orang karena memang jalan umum. Sekarang enggak boleh lagi. Enggak tahu mereka harus mutar ke mana," papar Suci.
Dia berharap penutupan jalan tersebut tidak berlangsung lama agar bisa bebas beraktivitas seperti biasa. "Kalau semua nurut anjuran pemerintah, enggak bakalan lama koronanya. Sekarang, kita sabar-sabar saja," serunya. (Sri Utami/J-2)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Proses pembelajaran siswa harus diganti dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa otak perempuan cenderung mengalami penuaan lebih cepat dibandingkan laki-laki, terutama akibat stres dan perubahan gaya hidup
Penambahan 44 unit bus listrik dari Tiongkok sempat terhambat akibat lockdown pandemi covid-19 pada 2022 silam.
Anggota Parlemen Inggris menyetujui laporan mengecam mantan PM Inggris Boris Jonson yang melanggar lockdown Covid.
Langkah itu ia lakukan karena pemerintah sama sekali tidak memiliki pengalaman dalam menghadapi pandemi.
PARTAI Komunis China (PKC) yang menguasai jalannya pemerintah dan arah negara, menyatakan akan menindak tegas semua kegiatan infiltrasi hingga sabotase oleh pasukan musuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved