Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM medis COVID-19 mengenakan alat pelindung diri lengkap mengevakuasi seorang WNA yang pingsan di depan Klinik Prodia, Tebet, Jakarta Selatan, tadi sore.
Proses evakuasi tersebut terekam dalam video amatir berdurasi 19 detik yang kemudian viral di media sosial dan menyebar dengan cepat lewat aplikasi pesan instan.
Dalam video tersebut, WNA yang mengenakan pakaian abu-abu hitam tampak tergeletak di lantai dan di sebelahnya terlihat dua petugas medis dengan alat pelindung diri (APD) lengkap tengah memberikan pertolongan pertama.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tebet Komisaris Polisi Nur Alam menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 15.15 WIB.
Nur Alam mengatakan WNA itu datang ke Lab Klinik Prodia menggunakan otoped, namun setibanya di lokasi, WNA itu mendadak jatuh pingsan saat menaiki tangga.
"Warga negara asing naik otoped ke Klinik Prodia, kayaknya mau cek kesehatan. Tiba-tiba begitu menaiki tangga pingsan," kata Nur Alam saat dikonfirmasi, hari ini.
Baca juga: Covid-19, Pemkot Denpasar Terapkan Teknologi Speed ID
Beruntung tepat di samping klinik tersebut ada Posko CrisisCentre COVID-19 sehingga A bisa langsung dievakuasi dan mendapatkan bantuan medis.
"Di samping Lab Prodia itu kebetulan ada Baznas Crisis Centre COVID-19, jadi langsung ditelpon 119, tidak lama datang dari Dinas Kesehatan," ujarnya.
Meski demikian dia tidak mengetahui kemana WNA itu dievakuasi. Dia hanya mendapat laporan WNA tersebut sudah dievakuasi oleh petugas dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Kemudian untuk meminimalkanhal-hal yang tidak diinginkan, lokasi tersebut telah disemprot dengan cairan disinfektan. "Lokasi udah disemprot disinfektan, sudah disterilkan," ujarnya.(OL-4)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved