Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang melanda Jakarta malam hingga dini hari tadi menyebabkan adanya genangan air di beberapa titik lintasan Trans-Jakarta.
"Sampai saat ini semua rute BRT dan Non BRT Jakarta dapat melayani pelanggan dengan memodifikasi rute," kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan resminya, Minggu (23/2).
Baca juga: Akibat Banjir, KRL Melaju Lambat
Berikut informasi mengenai layanan Trans-Jakarta pagi ini :
Layanan normal kecuali Koridor 2 Pulogadung-Harmoni dilakukan modifikasi rute sebagai berikut:
Pulo Gadung - Harmoni
Pulo gadung via jalur koridor 4 - halte Pasar Pulo adung - halte Tu-gas - Lurus Kemudian - Matraman - masuk jalur koridor 5 - lurus - Halte Salemba Carolous - halte Atrium - RSPAD - Istiqlal - Juanda - Pecenongan - Harmoni
Harmoni - Pulo gadung
Halte yang dilalui Monas - Balkot - Gambir 2 belok kiri melalui Gambir 1 - Istiqlal, kemudian belok kanan Lapangan Banteng masuk ke rute 5C Senen atas lalu mulai menggunakan halte di Pal Putih - Keramat Sentiong - Salemba UI lalu belok kiri Matraman masuk jalur Koridor 4 sampai Pulogadung.
Untuk halte yang tidak dilalui:
Pulogadung-Harmoni:
Halte Bermis, Pulomas, ASMI, Cempaka Timur, RSI, Cempaka Tengah, Ps Cempaka, Rawa Selatan, Galur, dan Senen.
Harmoni-Pulogadung:
Kwitang, Senen, Galur, Rawa Selatan, Pasar Cempaka, Cempaka Tengah, RSI, Cempaka Timur, Pedongkelan, ASMI, Pulomas, dan Bermis.
Koridor 10: PGC 2 - Tanjung Priok Pengalihan Via Tol dikarenakan tingginya genangan air di sekitar Jalan Ahmad Yani. Untuk sementara tidak melewati Halte Pulomas sampai Halte Sunter Kelapa Gading.
Nadia juga menyebut terdapat layanan Non BRT yang setop operasi karena jalur tidak dapat dilintasi yakni 2B (Pasar Modern-ASMI) dan 2F (Rusun Cakung Barat - Pulogadung).
Rute Mikro Trans yang setop operasi :
- JAK 17 : Senen - Pulogadung
- JAK 24 Senen- Pulogadung Via Kelapa Gading
- JAK 27 : Pulogebang - Rorotan
- JAK 29 : Tanjung Priok - Semper
- JAK 33 : Pulogadung - Kota
- JAK 40 : Pulogebang - Taman Harapan Baru
- JAK 51 : Taman Kota - Budi Luhur
- JAK 58 : Rorotan - Cilincing
- JAK 59 : Rawamangun - Rawa Sengon
- JAK 60 : Kelapa Gading Kemayoran
- JAK 61 : Pulogadung - Cempaka Putih
- JAK 112 Pulogadung - Tanah Merah
"Pengalihan dan setop layanan tersebut berlaku hingga jalur genangan air surut dan dapat dilalui armada TransJakarta termasuk Mikrotrans," tukasnya. (OL-6)
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Josephine Simanjuntak mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan keikusertaan warga dalam mengatasi permasalahan tersebut.
PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo,dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ratas di istana
Banjir dengan ketinggian air hingga 60 cm membuat kolong tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Meski terjadi kenaikan harga cabai merah kriting, namun Pramono berupaya agar harga bahan pokok tersebut bisa tetap terjaga.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved