Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginformasikan hujan deras mengguyur Jakarta masih terjadi di beberapa daerah.
Dalam keterangan resmi BPBD Jakrta, Jumat (24/1), Potensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai jilat/petir dan angin kencang terjadi di lima daerah Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu.
"Di Jakarta Pusat hujan lebat berada di Kemayoran, Cempaka Putih, Menteng, Senen, Johar Baru, Sawah Besar, Gambir dan Tanah Abang," ujar keterangan tersebut.
Lalu di Jakarta Utara hujan lebat berada di Kelapa Gading,Tanjung Priok, Pademangan, Penjaringan, Koja dan Cilincing. Lalu di Jakarta Barat ada di daerah Kalideres, Tambora, Tamansari, Grogol Petamburan, Cengkareng, Kembangan, Kebon Jeruk dan Palmerah.
Baca juga: 17 Ruas Jalan Tergenang Akibat Hujan Pagi Ini
Hujan lebat di Jakarta Selatan berada di Setiabudi, Tebet, Cilandak, Pesanggrahan, Kebayoran Lama,Kebayoran Baru, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu dan Jagakarsa.
Untuk di Jakarta Timur ada di daerah Cakung, Matraman, Duren Sawit, Jatinegara, Kramat Jati, Makasar, Cipayung, Ciracas dan Pasar Rebo.
Adapun ketinggiar air tidak ada mencapai siaga 1 seperti yang disebutkan BPBD DKI.
"Pintu Air Pasar Ikan berstatus siaga 2 dan sisanya siaga 4 seperti di Pintu Air Katulampa, Depok, Manggarai, Karet, Krukut Hulu, Pasanggrahan, Angke Hulu, Waduk Pluit, Cipinang Hulu, Sunter Hulu, Pulo Gadung." (A-2)
Memasuki puncak musim hujan, warga Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang berencana menghabiskan akhir pekan di luar ruangan.
Selain hujan, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Kehadiran JIS yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi mulai dari KRL hingga Trans-Jakarta menjadi modal kuat bagi Jakarta Utara untuk tumbuh sebagai kawasan masa depan.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PETUGAS gabungan melakukan Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan menyebarkan bahan semai sebanyak 8 kuintal Kalsium Oksida (CaO), Jumat (23/1)
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved