Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menegaskan tidak kontra pada para warga yang melakukan aksi demonstrasi menentang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (13/1) lalu.
Suhaimi menyebut demonstrasi adalah bagian dari hak demokrasi warga. Seluruh warga dipersilahkan menyatakan aspirasi dan pendapat mereka di muka umum dan dijamin konstitusi.
"Demo hak masyarakat untuk sampaikan pendapat. Jadi boleh-boleh saja demo baik dukung atau kontra asalkan tertib sesuai dengan aturan. Jangan merusak, menganggu fasilitas umum. Demo bagian dari hak masyarakat di alam demokrasi," kata Suhaimi di Jakarta, Kamis (16/1) malam.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu juga menegaskan Anies telah bekerja secara maksimal dalam upaya mencegah banjir.
Baca juga: Aktifkan Lagi Aplikasi Pantau Banjir
Program pengendalian banjir, menurut Suhaimi, sudah dilakukan sebelum musim hujan. Penanganan banjir pun disebut sudah maksimal karena air lekas surut. Namun, ia menegaskan tetap ada hal yang harus dievaluasi
"Misalnya pascabanjir dalam sekian waktu segera selesai. Bisa dipercepat lagi berarti harus tambah pasukan, banyak libatkan masyarakat, tambah alat-alat," ungkapnya.
Meski demikian, banjir Jakarta, menurutnya, bukan hanya harus ditangani Pemprov DKI tetapi juga pemerintah pusat.
Pasalnya, hulu dari 13 sungai di Jakarta berasal dari wilayah lain. Pengendalian banjir pun akhirnya harus melibatkan koordinasi antardaerah yang kewenangannya ada di pemerintah pusat.
"Nah, tapi kan banjir bukan tanggung jawab DKI saja, termasuk tanggung jawab nasional. Karena banjir datangnya bukan dari Jakarta. Yang koordinasikan Bogor, Depok mestinya pemerintah pusat," tandasnya.
Ia pun menilai koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah harus diperkuat. Para pakar juga harus dilibatkan demi mengentaskan banjir yang telah menjadi bencana tahunan ini.
Sebelumnya, dua kelompok warga melakukan demo menuntut Anies Baswedan melakukan program pengendalian banjir secara serius.
Demo yang dilakukan di Balai Kota DKI, Senin (13/1) lalu oleh kader PDIP Dewi Tanjung serta aktivis Abu Janda menyebut Anies selama ini kurang serius dan hanya mementingkan pencitraan. (OL-2)
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
Tema Ramadan sebagai bulan kemanusiaan dipilih untuk menegaskan bahwa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai momentum ibadah personal, tetapi juga penguatan kepedulian sosial.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menilai kritik Pandji Pragiwaksono lewat stand up comedy sebagai dinamika demokrasi yang wajar dan perlu disikapi jernih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved