Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menggunakan jas hujan plastik ketika disambut hujan setibanya di lokasi terdampak longsor, yakni Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa.
Pantauan di lokasi, orang nomor satu di Indonesia itu tiba di tempat pengungsian yang berlokasi di Kantor Desa Harkat Jaya dengan menumpangi mobil Toyota Land Cruiser berwarna hitam, Selasa (7/1) sekitar pukul 09.30 WIB.
Dengan mengenakan kemeja putih dan celana hitam, Jokowi menyapa warga kemudian lanjut meninjau beberapa lokasi yang sempat tertimbun longsoran, salah satunya yaitu akses jalan utama dari Desa Pasir Madang menuju Desa Cisarua, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
Tetapi, baru sekitar 10 menit meninjau, di lokasi turun hujan lebat sehingga membuat mantan Gubernur DKI Jakarta itu menutupi kepalanya menggunakan tas hitam yang ia genggam di tangan kanannya.
Baca juga: Jokowi Tinjau Warga terdampak Banjir di Bogor
Kemudian, ajudan dengan sigap memberikan jas hujan berbahan plastik dari warga kepada Presiden.
Jas hujan berwarna hijau yang biasa dijual seharga Rp10 ribu itu digunakan Jokowi untuk menembus lebatnya hujan, kembali menuju Kantor Desa Harkat Jaya.
Setelah kembali tiba di Kantor Desa Harkat Jaya, Jokowi berbincang dengan Kepala Desa Harkat Jaya Muhammad Solah, kemudian menyerahkan bantuan berupa uang dan sembako secara simbolis.
Sementara itu, salah satu warga Desa Harkat Jaya, Mimin, 50, mengaku senang dan bangga karena mendapatkan respons langsung dari Presiden Jokowi. Ia berterima kasih atas bantuan yang diulurkan mantan Wali Kota Solo itu.
"Alhamdulillah, Pak Jokowi langsung bisa melihat longsor di desa kami, kami sangat bangga," kata Mimin.
Jokowi sempat batal mengunjungi Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor menggunakan helikopter karena cuaca ekstrem pada Minggu (5/1).
Saat itu, helikopter yang ditumpangi Presiden Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala BNPB Doni Monardo kembali lagi ke Pangkalan Udara Atang Sendjaja.
"Setengah jam kemudian balik ke Ats (Atang Sendjaja) setelah take off sekitar jam 08.30 WIB. Tapi tidak tahu lanjut ke mana setelah dari sini," ujar Komandan Skadron Udara 6 Wing 4 Lanud Atang Sendjaja (Ats), Letkol Pnb Risdiyanto. (OL-2)
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved