Kamis 12 Desember 2019, 16:26 WIB

Polisi Bongkar 5kg Heroin yang akan Diedarkan saat Tahun Baru

Ferdian Ananda Majni | Megapolitan
Polisi Bongkar 5kg Heroin yang akan Diedarkan saat Tahun Baru

Mi/Andry Widyanto
Pengungkapan Heroin seberat 5kg dari jaringan narkoba Indonesia-Pakistan

 

KEPOLISIAN Daerah Polda Metro Jaya mengungkap peredaran narkotika jenis heroin seberat 5 kilogram yang akan diedarkan oleh jaringan narkoba Pakistan-Indonesia saat perayaan pergantian tahun di ibu kota.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan terungkapnya rencana peredaran heroin itu berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti dengan memantau pergerakan tersangka SH, 27, warga negara Pakistan.

"Pada hari Rabu (11/12) kemarin sekitar pukul 17.30 WIB sore, Unit 1 Subdit 1 berhasil menangkap SH warga negara Pakistan di Pintu 2 Mangga Dua Square di Gunung Sahari," sebutnya.

Bersama penangkapan SH, polisi juga menemukan barang bukti berupa heroin kategori jenis nomor 1 seberat 5kg yang berasal dari Pakistan.

"Yang disasar heroin itu menengah ke atas, ini harganya fantastis sekali. Menengah ke bawah tidak bisa. Rata-rata penggunanya menengah ke atas," terangnya.

Baca juga : Berupaya Rebut Senjata, Pengedar Heroin Ditembak Mati oleh Polisi

Yusri menambahkan, tersangka SH merupakan salah satu jaringan pengedar heroin dari 2 tersangka lainnya yang sudah lama ditangkap. Keduanya juga merupakan warga negara Pakistan.

"Seluruh operator yang kita ketahui WN Pakistan. Yang sudah ditangkap itu mereka habis transaksi dengan orang Pakistan baru kita kembangkan dan dapatlah 5 kilogram ini," lanjutnya.

Dia menegaskan, pengungkapan kasus heroin jaringan internasional ini merupakan yang terbesar di Polda Metro Jaya. Oleh karena itu, pihaknya akan menindaklanjuti dan memburu pemasok heroin ke tersangka SH tersebut.

"Benar ini tangkapan besar, ini yang tersebar heroin selama ini," pungkasnya.

Sementara itu. Saat polisi meminta SH untuk menunjukkan barang bukti lainnya, SH yang telah berulang kali mengedarkan heroin di Indonesia berusaha melawan dengan merebut senjata polisi, sehingga harus dilakukan tindakan tegas yang terukut dengan menembak mati.

Hingga kini, jasad SH masih berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sebelumnya, ia dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU RI 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup. (OL-7)

Baca Juga

Dok MI

Anies: Kemenangan ada di Depan Mata, Tahan Godaan

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 13 April 2021, 23:02 WIB
"Kemenangan itu sudah di depan mata, kita sudah menuju kondisi yang lebih baik. Mari kita tahan diri. Mari kita tetap disiplin,”...
Antara/Akbar Nugroho Gumay

Dinas Gulkarmat DKI Akan Periksa Proteksi Kebakaran di Pasar

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 13 April 2021, 21:45 WIB
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Pasar Lontar dan Pasar Kambing pada Kamis, 8 April 2021 lalu. Kedua pasar ini posisinya bersebelahan...
Antara

Anies Bakal Merenovasi Ruang Perangkat Kerja di Balai Kota

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 21:34 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan merenovasi ruang perangkat kerja di Balai Kota Jakarta dengan menggunakan pembiayaan dari Anggaran...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya