Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya berhasil mengamankan seorang pria yang biasa melakukan aksi pemalakan di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) sekitar Semanggi. Tersangka berinisial PS itu ditangkap pada Jumat (25/10).
"Tersangka PS ini sudah lebih dari sekali melakukan pemerasan atau memalak warga di JPO Semanggi," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (31/10).
Argo mengungkap pemalakan yang dilakukan PS terjadi pada malam hari. Saat melakukan aksinya, PS tidak menggunakan senjata tajam.
"Tapi dengan body-nya (besar) dan ucapan dia mengancam korbannya, tapi tak menggunakan senjata tajam," terang Argo.
Baca juga : 15 Pengedar Sabu Jaringan Batam-Lampung-Jakarta Ditangkap
Sebelum diamankan, PS memalak seorang mahasiswa berinisial PH yang saat itu baru pulang kuliah. "Korbannya laki-laki, baru pulang kampus. Berjalan kaki sampai di tengah JPO ketemu tersangka," kata Argo.
Saat itu PS meminta ponsel dan dompet milik korban."Mana HP kamu? kemudian dilihat dompetnya ada uang Rp200 ribu, diambil. Setelah itu, tersangka menyampaikan jangan bilang siapa-siapa," papar Argo.
Kerugian yang ditimbulkan dari perbuatan PS sebanyak Rp3 juta.
Atas aksinya, PS dijerat dengan Pasal 368 KUHP dan Pasal 335 KUHP dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. (OL-7)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved