Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERKEMBANGAN zaman yang cepat menjadikan budaya betawi perlahan mulai tergerus. Hal tersebut mau tidak mau harus dihadapi oleh seniman dan masyarakat betawi untuk memelihara perkembangan tersebut.
Hanya sedikit generasi milenial yang mengetahui dan memahami makna budaya betawi secara menyeluruh. Hal tersebut menjadi tantangan yang dihadapi budaya betawi saat ini, yakni tantangan internal dan eksternal.
"Banyak soal yang dihadapi budaya betawi pertama masalah internal (masyarakat), masyarakat kita harus berani mereposisi, mengulang kembali, dan mengisi budaya betawi di tengah masyarakat," kata Tokoh Forum Pengkajian Betawi, Yahya Andi Saputra, saat dihubungi, Minggu (21/7).
Dengan masalah tersebut, regenerasi menjadi jawaban yang tepat. Pemahaman sejak dini dan mengenalkan kembali indentitas betawi.
"Makna betawi harus ditanamkan ke generasi muda sejak dini. Mereka harus diajak pulang mengetahui identitasnya," ujar Yahya.
Baca juga: Anies: Mari Kembangkan Budaya Betawi
Sedangkan tantangan eksternal, menurut yahya, memiliki sifat positif dan negatif.
"Positifnya kita bisa meniru kemajuan- kemajuan teknologi yang baru dan lebih modern. Sehinga kelenturan budaya betawi bisa meniru itu," jelasnya.
"Sedangkan sifat negatifnya ialah gempuran yang terlalu kuat ditambah dengan pola hidup atau hedonisme," imbuhnya
Menurut Yahya, pelestarian harus dimulai dari pemerintah dengan menciptakan regulasi yang tepat. Namun, regulasi saat ini dinilai belum bisa menjaga dan melestarikan budaya betawi.
Secara regulasi sudah tercantum pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Kemajuan Kebudayaan dan Perda DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi.
"Regulasi yang ada belum secara konsisten menjadi fokus utama bagaimana mengaplikasikan regulasi kedalam kebudayaan," pungkasnya.
Selain itu, peran masyarakat juga harus kuat sehingga generasi muda kembali ingin mempelajari identitas budaya Jakarta tersebut.
"Semua potensi masyarakat betawi baik sanggar atau institusi mendukung suksesnya kebudayaan betawi harus dikenal oleh generasi muda dan berharap pemerintah berikap konsisten untuk pagelaran yang menyangkut kebudayaan betawi," pungkasnya. (OL-5)
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Di tangan Garin Nugroho, Yogyakarta tampil bukan sekadar sebagai kota tujuan wisata, melainkan ruang hidup tempat tradisi dan kreativitas bertemu.
Tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa ini mengembangkan prototipe produk menggunakan metode SCAMPER.
Kebudayaan memiliki nilai strategis bagi Jawa Tengah,
Mengenali, memahami, dan berbagi pengetahuan tentang budaya lain menjadi kunci penting dalam membentuk generasi muda yang terbuka dan berwawasan global.
Usia Situs Gunung Padang berupa pundan berundak di daerah itu dibangun pada 6.000 Sebelum Masehi (SM).
Paket menginap di Hotel Ciputra Jakarta ini termasuk menginap di kamar Deluxe Premium yang luas dan nyaman serta sarapan untuk dua orang.
Sebagai bentuk penghormatan, Aryaduta Menteng juga menghadirkan benang merah tema ini dalam sajian kuliner unggulan “Gabus Pitung”, menu khas JP Bistro yang kaya rempah.
BETAWI ialah sebuah agregat. Ia diceritakan dengan sangat apik pada sebuah Sabtu di halaman Sekolah Kanisius, Menteng, Jakarta.
Parade ondel-ondel tersebut digelar sebagai peringatan berdirinya lokasi tersebut sebagai pusat edukasi budaya Betawi di Jakarta.
StudioRenang.com resmi membuka cabang terbarunya di Kemang, Jakarta Selatan, pada Jumat (15/8).
Machiko Kennedy baru saja dinobatkan sebagai Puteri Kebudayaan Remaja Indonesia 2025 di ajang nasional yang berlangsung di Yogyakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved