Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi A DPRD DKI William Yani menuding Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terlalu sering bepergian ke luar negeri, tapi tidak jelas manfaatnya bagi DKI Jakarta. Malah bisa disebut tidak membawa hasil apa-apa bagi kesejahteraan penduduk dan pembangunan ibu kota.
"Jadi menurut aku keseringan dia (maksudnya Anies) ke luar negeri. Iya, saya pun enggak tahu apa yang dia lakukan itu hasilnya apa," ungkap William kepada wartawan di Jakarta, Jumat (12/7).
William mengatakan, memang tidak ada larangan Anies ke luar negeri. Namun, saat ini Jakarta sedang tidak memiliki Wakil Gubernur DKI, artinya tidak ada yang mengurus ibu kota selain Anies.
William menambahkan, kini Jakarta bagaikan roda berputar dan berjalan secara autopilot meski Anies ada maupun tidak.
"Menurut saya sih, Anies enggak ngurusin sama sekali, Jakarta jadi kayak autopilot. Jakarta itu bergerak autopilot, enggak ada dia pun ya berjalan begini-begini saja," lanjutnya.
Baca juga: Anies 3 Kali ke LN dalam 2 Bulan, Pemprov: Itu Sudah Diseleksi
William juga membandingkan kunjungan kerja yang dilakukan Anies dengan beberapa Gubernur DKI Jakarta sebelumnya yang memiliki dampak bagi Jakarta.
"Kan beda dengan Ahok atau Djarot ke Belanda untuk meninjau, misalnya bagaimana cara mengatasi banjir, bagaimana mengatasi rob. Ada targetnya. Jadi menurut saya, Gubernur DKI ini memang sama sekali tidak berniat mengurusi Jakarta," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan Anies menghadiri World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) ke-10 di Kolombia, Amerika Selatan, pada 10-12 Juli 2019.
Dalam forum ini, Anies akan menjadi pembicara dalam C40 High-Level Event yaitu roundtable discussion bertema "How to Make Low Carbon Mobility in Cities a Bigger Movement?".
Anies bertolak menuju Kolombia pada Selasa (9/7) malam. Setelah dari Kolombia, dia akan singgah ke Amerika Serikat dan kembali ke Jakarta pada 16 Juli 2019.
"Di Kolombia menjadi narasumber, kemudian nanti ke US (Amerika Serikat) ada beberapa agenda," ujar Pelaksana Harian (Plh) Gubernur DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/7).(OL-5)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved