Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Narkotika Nasional (BNN) menggelar peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dengan tema milenial sehat tanpa narkoba menuju Indonesia emas.
Kepala BNN Heru Winarko, mengaku tema yang diusung dalam peringatan kali ini, erat kaitannya dengan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak muda atau milenial semakin meningkat dari 20% hingga 28% dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
"Kita tahu hasil dari penelitian kita bahwa penyalahgunaan itu beberapa tahun lalu, milenial atau generasi muda hanya sebesar 20% dan sekarang meningkat 24% hingga 28% itu adalah kebanyakan pengguna anak-anak dan remaja," kata Heru di The Opus Grand Ballroom, The Tribata, Jakarta Selatan, Rabu (26/6).
Heru menyebut BNN terus berupaya menghentikan penggunaan narkoba di kalangan milenial. BNN berharap dukungan peran semua pihak untuk menangkal penyalahgunaan narkoba.
"Dari BNN mengajak semua lapisan masyarakat bagaimana para milenial ini bisa sama-sama kita jaga supaya tidak mengunakan narkoba. itu harapan dari kami BNN," terangnya.
Heru tak memungkiri, kalangan milenial menjadi sasaran dan target para bandar narkoba. Sebab, kalangan muda rentan dipengaruhi dan pangsa menjanjikan di masa mendatang.
"Seperti tadi yang disampaikan oleh bapak Wapres. Karena kalau milenial yang sudah mengunakan maka rentan pengunaan akan panjang sehingga market mereka terjaga dan mereka ngak pusing lagi," lanjutnya.
Baca juga: Bandar Besar Narkoba Disatukan di Lapas Nusakambangan
Heru mencontohkan apabila ada remaja yang mulai terpapar narkoba sejak usia 15 tahun hingga usia 40 tahun. Kondisi tubuhnya juga ikut meningkat melalui sistem imun. Oleh karena itu, konsumsi narkobanya juga meningkat.
"Mengunakan narkoba ada imun yang turut meningkat, mungkin tadi hanya minum sebutir bisa fly, selanjutnya harus ditingkatkan 1 setengah butir atau bahkan 2 butir. Karena itu kebutuhan akan semakin meningkat. Ini yang kita khawatir mengenai narkoba," pungkasnya.
Berdasarkan data World Drugs Reports 2018 yang diterbitkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), menyebutkan sebanyak 275 juta penduduk di dunia atau 5,6% dari penduduk dunia (usia 15-64 tahun) pernah mengonsumsi Narkoba.
Sementara di Indonesia, BNN selaku focal point dibidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) mengantongi angka prevalensi penyalahgunaan narkoba tahun 2017 sebesar 1,77% atau setara 3.376.115 orang pada rentang usia 10-59 tahun.
Begitu juga prevalensi angka penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar di tahun 2018 (dari 13 ibu kota provinsi di Indonesia ) mencapai angka 3,2% atau setara dengan 2,29 juta orang. (A-4)
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Wisatawan Indonesia terus menunjukkan antusiasme untuk bepergian, akan tetapi setiap generasi memiliki cara berwisata dan mencari pengalaman baru yang berbeda.
Remaja masa kini sulit lepas dari ponsel, bahkan di pesta ulang tahun. Simak ide pesta nostalgia tanpa layar yang bisa membuat mereka kembali menikmati kebersamaan.
Riset ini mengungkap perbedaan mencolok dalam cara Gen X dan Millennial mengelola pendidikan, kesejahteraan emosional, pengeluaran, dan waktu bersama keluarga.
Banyak anak muda memilih menggunakan uang untuk hal-hal yang dirasa dapat membuat mereka melupakan tekanan hidup, misalnya dengan belanja online.
Tren pembelian rumah tapak di kawasan Tangerang, khususnya Karawaci, semakin diminati, terutama oleh generasi milenial dan pasangan muda.
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved