Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA pagi ini, Senin (10/6), sebanyak 4,3 juta warga sudah tiba di Jakarta dalam arus balik Lebaran. Data tersebut diperoleh dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Diperkirakan masih ada sekitar 3,5 juta warga lagi yang akan kembali ke Jakarta dari kampung halamannya hingga akhir arus balik pada H+7 nanti.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya akan menyambut siapapun yang ingin datang ke Jakarta. Ia pun menegaskan tidak akan melakukan operasi yustisi dengan memulangkan para pendatang.
"Tidak ada. Yang ada kami memberikan pelayanan administrasi kependudukan. Pendekatannya adalah pelayanan administrasi kependudukan. Para pendatang harus melapor kepada RT dan RW setempat agar bisa didata," ujarnya di Balai Kota, Senin (10/6).
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta Dany Sukma mengungkapkan kesadaran pelaporan ini menjadi kendala pendataan pendatang. Sebab, tidak semua pendatang mau sukarela melapor ke aparat lingkungan.
Baca juga: Anies Ganti Operasi Yustisi dengan Pelayanan Administrasi
Dalam pemberian layanan administrasi kependudukan, Disdukcapil DKI juga akan memberikan surat keterangan tinggal sementara kepada para pendatang.
"Kalau nonpermanen kan tidak menetap, dia memiliki identitas daerah, misalnya ada surat tugas atau pengantar RT/RW, baru kita keluarkan untuk penduduk nonpermanen. Hakikat pelayanan yang kita berikan hasilnya adalah data. Harapannya semua terdata. Ketika semua terdata, sebagai bahan untuk dilakukan intervensi kebijakan oleh perangkat daerah yang lain. Itu pendekatan kita," terangnya.
Sementara itu, ia menjelaskan sebagian besar pendatang di Jakarta ialah pekerja di sektor swasta yakni 31% disusul oleh penduduk yang berkepentingan dalam kegiatan pendidikan yakni 23%.
"Itu dari data tahun lalu. Sisanya pun ada yang memang ingin tinggal di sini dan ada yang berlibur. Sebagian besar pendatang juga berasal dari Jawa Barat dan Jawa Tengah," tuturnya.(OL-5)
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Kepala BKSDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya penguatan inovasi dan kerja sama antarwilayah metropolitan dalam mempercepat pembangunan daerah.
Kepadatan penduduk yang tinggi dan adanya urbanisasi meningkatkan penggunaan kendaraan bermotor yang akhirnya menyumbang peningkatan suhu Indonesia.
Urbanisasi dongkrak kota terpadu. Summarecon Agung hadir dengan ekosistem siap tumbuh lewat Bekasi, Kelapa Gading, hingga Mutiara Makassar.
Menko AHY paparkan tiga langkah konkret atasi urbanisasi dan krisis iklim global di Forum BRICS, fokus pada keadilan sosial, lingkungan, dan infrastruktur berkelanjutan.
Yayat mengatakan fasilitas itu berupa penerima bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus hingga Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang hanya disasar kepada warga pemilik KTP Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved