Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan tiga langkah konkret untuk mengatasi tantangan urbanisasi dan krisis iklim global dalam pidatonya di Forum Urbanisasi BRICS, Brasilia, pada Senin (23/6). Forum tersebut diadakan pasca-Indonesia resmi menjadi anggota penuh BRICS pada Januari 2025.
Dalam pidato pertamanya sebagai perwakilan Indonesia, Menko AHY menyampaikan bahwa keberlanjutan kota akan menjadi penentu masa depan bagi masyarakat global.
"Hari ini, kita bersatu dengan satu keyakinan: masa depan dunia akan terbentuk di kota-kota kita," ujarnya, Rabu (25/6).
Negara-negara BRICS mewakili hampir setengah populasi dunia, menegaskan pentingnya agenda ini.
Menko AHY menyoroti dua tantangan besar yang dihadapi Indonesia dan banyak negara lainnya: urbanisasi yang pesat dan perubahan iklim. Ia menekankan bahwa perkembangan kota tidak boleh hanya dilihat sebagai pembangunan fisik, tetapi harus mencakup keadilan sosial dan ketahanan lingkungan.
"Kita tidak bisa menerima masa depan di mana kesempatan dibatasi oleh geografis atau tingkat pendapatan. Tidak boleh ada yang tertinggal," ujarnya tegas.
Untuk itu, Menko AHY mengusulkan tiga langkah kebijakan yang harus diambil dalam skala global untuk menghadapi tantangan tersebut.
Menko AHY mendorong agar pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal semakin berperan dalam pembangunan perumahan yang berbasis pada kebutuhan rakyat. Ia menekankan pentingnya memperkuat kapasitas kelembagaan dan kebijakan daerah untuk merancang rencana adaptasi iklim lokal, dengan mengintegrasikan rumah aman, terjangkau, dan akses terhadap pekerjaan, pendidikan, serta layanan kesehatan.
Menko AHY menegaskan pentingnya investasi dalam infrastruktur yang tidak hanya mengurangi risiko dan emisi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup di kota-kota. "Keseimbangan ekosistem harus tetap dijaga, termasuk restorasi hutan mangrove di pesisir utara Jawa dan pengembangan koridor transportasi pintar di kota-kota yang berkembang pesat," jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa sistem pembiayaan berkelanjutan yang banyak diperkenalkan oleh lembaga keuangan global harus lebih diarahkan untuk memenuhi kebutuhan negara-negara berkembang.
Menko AHY menekankan pentingnya pengelolaan anggaran publik yang lebih inklusif, keterlibatan modal swasta, dan dukungan multilateral development partners untuk mendukung pembangunan perumahan tahan iklim, infrastruktur net-zero, dan pemanfaatan teknologi digital untuk mitigasi risiko perkotaan.
Di akhir pidatonya, Menko AHY menegaskan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam kolaborasi BRICS.
"Indonesia siap berbagi data, mengimplementasikan proyek percontohan, dan mengadopsi kebijakan praktis. Bersama, kita dapat membentuk masa depan perkotaan yang inklusif, tangguh terhadap iklim, dan berlandaskan inovasi negara-negara Global South," tutupnya. (RO/Z-10)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Kepala BKSDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya penguatan inovasi dan kerja sama antarwilayah metropolitan dalam mempercepat pembangunan daerah.
Kepadatan penduduk yang tinggi dan adanya urbanisasi meningkatkan penggunaan kendaraan bermotor yang akhirnya menyumbang peningkatan suhu Indonesia.
Urbanisasi dongkrak kota terpadu. Summarecon Agung hadir dengan ekosistem siap tumbuh lewat Bekasi, Kelapa Gading, hingga Mutiara Makassar.
Yayat mengatakan fasilitas itu berupa penerima bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus hingga Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang hanya disasar kepada warga pemilik KTP Jakarta.
OLIMPIADE Musim Dingin 2026 Milano Cortina akan resmi dibuka dalam dua hari ke depan, tepatnya pada 6 Februari 2026, di Stadion San Siro, Milan, Italia.
Di tengah krisis iklim yang kian nyata, arah kebijakan negara disebut belum beranjak dari pendekatan lama yang justru memperparah kerusakan lingkungan.
Bulletin of the Atomic Scientists menetapkan Jam Kiamat (Doomsday Clock) 2026 pada posisi 85 detik menuju tengah malam.
Analisis mendalam Avatar: Fire and Ash sebagai metafora krisis iklim. Menghubungkan 'Bangsa Abu' dengan data kebakaran hutan global 2025-2026.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
KRISIS iklim merupakan tantangan nyata yang dihadapi Indonesia hari ini. Dampaknya terasa langsung melalui bencana hidrometeorologis, degradasi lingkungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved