Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah krisis iklim dan perubahan ekspektasi terhadap bangunan, menjadi ikon sebuah bangunan saja tidak cukup. Bangunan harus relevan dan bertahan dalam kompetisi pasar dengan mengedepankan efisiensi, kesehatan, dan keberlanjutan operasional.
“Wisma 46 merupakan simbol penting dalam sejarah arsitektur Jakarta. Kami mengapresiasi langkah nyata Wisma 46 yang mampu bertahan, terus berkembang dan berkontribusi dalam transformasi sektor bangunan di Indonesia," ujar Vice Chairperson Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) Prasetyoadi, di Jakarta, Senin (26/5).
GBC Indonesia baru saja memberikan sertifikasi Greenship Existing Building peringkat Gold kepada Wisma 46, salah satu gedung pencakar langit paling ikonik di Jakarta. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Prasetyoadi kepada Direktur PT Swadharma Primautama Anisfu Husin dalam seremoni penyerahan plakat di Jakarta.
Prasetyoadi mengatakan sebagai gedung yang telah lama menjadi bagian dari lanskap kota Jakarta, Wisma 46 menunjukkan bahwa usia dan status sebagai ikon bukan jadi alasan tidak beradaptasi dengan tantangan masa kini.
"Melalui peningkatan operasional berkelanjutan dan pemeliharaan gedung yang bertanggung jawab, Wisma 46 memperoleh total 74 poin dalam skema penilaian Greenship Existing Building dan meraih peringkat Gold," kata Prasetyoadi.
Dia menceritakan proses sertifikasi ini melibatkan berbagai pembaruan dan evaluasi teknis pada performa operasional gedung. Wisma 46 saat ini dilengkapi dengan sistem manajemen energi dengan indeks konsumsi energi 21% lebih hemat dibandingkan dengan standar nasional.
"Dari sisi konservasi air, pengelola gedung menjalankan kampanye hemat air, menerapkan keran autostop, serta memastikan mutu air melalui uji berkala," ungkap Prasetyoadi.
Direktur PT Swadharma Primautama Anisfu Husin menyampaikan perolehan sertifikasi ini adalah bagian strategi jangka panjang untuk menjaga daya saing Wisma 46 di tengah pasar properti yang semakin mengutamakan aspek keberlanjutan.
"Sebagai salah satu gedung tinggi dan dikenal di Jakarta, kami sadar pentingnya terus beradaptasi. Sertifikasi Greenship ini bukan hanya pengakuan, tetapi juga komitmen kami untuk menjadi pengelola gedung yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan pengguna,” ujarnya.
Sertifikasi ini turut melibatkan Eco Build Indonesia sebagai konsultan profesional green building dalam proses asesmen dan pendampingan teknis. Dengan sertifikasi ini, Wisma 46 bergabung dalam deretan lebih dari 170 bangunan bersertifikasi Greenship di Indonesia, mencerminkan tren yang terus tumbuh pada sektor properti terhadap pentingnya pengelolaan bangunan yang efisien, sehat, dan berkelanjutan. (H-2)
Sebagai hewan ektotermik, suhu lingkungan jadi penentu utama siklus hidup nyamuk. Karena itu perubahan iklim berdampak besar pada penyakit akibat gigitan nyamuk.
TAHUN 2024 tercatat sebagai salah satu tahun dengan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tertinggi dalam sejarah global. Itu merupakan sinyal kuat dari dampak perubahan iklim,
KERUSAKAN ekosistem global dan perubahan iklim tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga memicu perubahan serius dalam hubungan antara manusia dan nyamuk.
Peneliti ciptakan alat 'Stomata In-Sight' untuk mengamati pori-pori daun saat bernapas. Teknologi ini diharapkan mampu menciptakan tanaman yang lebih hemat air.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana pola hujan ekstrem mempercepat pelepasan karbon tanah ke atmosfer dan bagaimana biochar menjadi kunci ketahanan tanah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved