Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), operator penyediaan dan pelayanan air bersih untuk wilayah barat Jakarta akan melakukan pekerjaan teknis. Hal ini bakal berimbas terhadap pelayanan air bersih kepada konsumen.
Pasokan air Palyja kepada konsumen akan mengalami gangguan sejak Sabtu (1/6) pukul 21.00 WIB sampai dengan Minggu (2/6) pukul 22.00 WIB.
Baca juga: Pengelolaan Air Jakarta, Anies Sebut PT PALYJA tidak Koorperatif
Pekerjaan teknis itu meliputi pemeliharaan distribution control reservoir(DCR) 4, DCR 5, instalasi pengolahan air (IPA) Taman Kota, dan IPA Cilandak.
“Palyja mengimbau kepada seluruh pelanggan agar mengisi bak-bak penampungan dan menghemat penggunaan air guna mengantisipasi gangguan suplai air,” kata Lydia Astriningworo, Corporate Communications and Social Responsibility Division Head Palyja.
Dampak dari suplai air Palyja berkurang meliputi kawasan Pejagalan, Rawa Buaya, Jelambar Baru, Wijaya Kusuma, Duri Kepa, Kedaung Kaliangke, Kapuk, Kapuk Muara, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Tegal Alur, Pegadungan, Kalideres dan sekitarnya.
Pasokan air Palyja akan kembali normal secara bertahap pada Minggu (2/6) dari pukul 06.00 WIB.
Begitu juga wilayah lain yang terganggu akibat perbaikan sehingga suplai air berkurang kepada konsumen warga Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Sukabumi Utara, Duri Kepa, Sukabumi Selatan, Meruya Utara, Bangka, Kembangan Selatan, Meruya Selatan, Srengseng, Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama Utara, Pondok Pinang, Grogol Selatan, Grogol Utara, Cipulir, Petukangan Utara, Joglo, Ulujami, Gunung, Kramat Pela, Melawai, Selong, Gelora, Kuningan Barat, Pela Mampang, Pancoran, Tegal Parang, Duren Tiga, Mampang Prapatan, Pengadegan, Rawa Jati, Cikoko, Petogogan dan sekitarnya. Pasokan akan kembali normal secara bertahap pada Minggu (2/6) mulai pukul 11.00 WIB.
Suplai air juga berkurang ke wilayah Kembangan Utara, Kedoya Utara, Kedaung Kaliangke, Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Tegal Alur, Kamal, Kapuk, Pegadungan, Kalideres, Semanan, Duri Kosambi dan sekitarnya.
Pasokan air kembali normal secara bertahap pada Minggu (2/6) mulai pukul 24.00 WIB.
Suplai air juga berkurang kepada pelanggan di daerah Pejaten Barat, Kalibata, Rawa Jati, Jatipadang, Pasar Minggu, Pejaten Timur, Ragunan, Cilandak Barat, Cipete Selatan, Cipete Utara, Gandaria Selatan, Gandaria Utara, Lebak Bulus, Pondok Pinang, Melawai, Petogogan, Pulo, Kramat Pela, Pela Mampang dan sekitarnya.
Pasokan air kembali normal ke wilayah ini secara bertahap pada Minggu (2/6) mulai pukul 19.00 WIB. (OL-6)
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Transformasi digital ini merupakan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin kedaulatan air di Ibu Kota
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih di Sumut, Sumbar, Riau, Lampung, Jateng, Jatim, Kalsel dan Sulsel.
Pasokan air bersih Aceh Tamiang kembali normal setelah SPAM IKK Rantau beroperasi pascabanjir. Menteri PU memastikan kualitas air aman dan layak konsumsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved