Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menemukan adanya peningkatan tonase sampah warga di wilayah Kota Depok sebesar 20 % sejak dimulainya Ramadan tahun ini.
Menurut Kepala bidang Kebersihan DLHK Kota Depok Iyai Gumilar mengatakan, peningkatan tersebut disebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat dengan meningkatnya konsumsi pada waktu berbuka puasa dan waktu sahur.
“Selama Ramadan (terhitung mulai 6 hingga 15 Mei), sampah yang masuk ke tempat pembuangan sampah akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok rata-rata 1.560 ton tiap hari, Artinya, terjadi peningkatan tonase sampah sebesar 260 ton/hari atau meningkat 20% pada Ramadan,“ ujar Iyai, Rabu (15/5).
Baca juga: KLHK Dorong Ramadan dan Mudik Minim Sampah
Menurutnya kebanyakan sampah adalah gabungan dari makanan yang tidak habis serta kemasan makanan. "Dari pengamatan kami sampah-sampah berasal dari sejumlah pusat perbelanjaan dan restoran karena orang-orang yang memesan terlalu banyak, tapi tak bisa menghabiskannya," kata Iyai.
Iyai menuturkan, indikator meningkatnya volume sampah dilihat dari jumlah penduduk. Diperkirakan, satu orang menghasilkan sampah sebanyak 0,6 kilogram. “Sebanyak 0,6 kilogram sampah untuk satu orang. Lalu dikalikan jumlah penduduk Kota Depok sekitar dua juta jiwa. Belum lagi sampah yang bukan dari warga lainya," tutur Iyai. (OL-7)
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
Setiap kemasan plastik yang dipilah oleh warga dapat disetorkan ke bank sampah terdekat lalu dikonversi menjadi poin yang setara dengan tabungan emas di rekening tabungan emas Pegadaian.
PESISIR Kota Cirebon kembali dipenuhi tumpukan sampah. Kesadaran bersama diminta untuk bisa mengatasi permasalahan sampah. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang pesisir pantai.
Kabupaten Banyumas dianggap telah berhasil mengelola sampah secara menyeluruh, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan akhir.
Setiap hari, Jakarta memproduksi sekitar 8.300 ton sampah yang harus dikelola secara berkelanjutan.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved