Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat melakukan stabilisasi area di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. Langkah ini diambil guna mencegah potensi longsor susulan setelah insiden maut yang terjadi pada Minggu (8/3).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyatakan bahwa penataan dan penguatan zona timbunan di TPST Bantargebang dilakukan secara bertahap. Fokus utama saat ini adalah memastikan struktur timbunan kembali stabil agar aman bagi petugas di lapangan.
Asep menegaskan bahwa keselamatan operasional adalah prioritas tertinggi. Pihaknya telah meminta jajaran Suku Dinas LH di seluruh wilayah Jakarta untuk menunda pengiriman sampah ke Bantargebang hingga proses evakuasi korban benar-benar tuntas.
Langkah penundaan ini diambil untuk meminimalkan antrean truk di lokasi kejadian yang dapat menghambat proses evakuasi dan penanganan area terdampak.
Pemprov DKI mengaktifkan operasi tanggap darurat untuk memastikan keselamatan petugas di lapangan dan stabilisasi area terdampak agar pelayanan sampah Jakarta segera pulih.
Bencana longsor timbunan sampah ini dilaporkan memakan empat korban jiwa yang terdiri dari pemilik warung, pemulung, dan seorang sopir truk Sudin LH Jakarta Pusat. Sementara itu, satu pengemudi truk asal Sudin LH Jakarta Selatan bernama Slamet berhasil dievakuasi dengan luka ringan dan mendapatkan penanganan medis.
Meski penanganan masih berlangsung, Pemprov DKI berupaya agar layanan pengelolaan sampah tetap berjalan melalui skema terbatas. Satu titik pembuangan sementara telah dibuka pada malam hari untuk menjaga kelancaran ritase truk sampah dari Jakarta, sementara dua titik lainnya masih dalam tahap perapihan.
"Fokus kami adalah keselamatan, penanganan korban serta memastikan operasional pengelolaan sampah Jakarta dapat segera pulih dengan aman," pungkas Asep. (Ant/Z-10)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kotim, Marjuki, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta seluruh bidang di DLH untuk mendukung program ini.
Adapun langkah yang diambil oleh pemerintah Provinsi Jakarta saat ini terus melakukan pemantauan kualitas air permukaan secara berkala.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved