Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan bersikeras hanya penyelesaian dua waduk di Bogor yang bisa menyelamatkan Jakarta dan wilayah sekitarnya dari bencana banjir.
Menurutnya, tidak ada langkah lain yang lebih ampuh untuk meminimalisasi banjir selain program pembangunan waduk yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu.
"Jadi begini, solusinya memang harus pengendalian air dari hulu. Selama volume air dari hulu tidak dikendalikan maka dua tahun lagi tahu-tahu tempat mana (banjir). Tiga tahun lagi tempat mana. Jadi ini semua terjadi karena air dari hulu, ke pesisir tidak dikendalikan," ungkap Anies usai meresmikan Taman O di Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (27/4).
Hal itu tercermin dari beberapa wilayah yang minim diguyur hujan tetapi tetap banjir hingga ketinggian 1 m.
Baca juga: Anies Sebut Banjir tidak hanya di Jakarta
Menurutnya, pengendalian volume air di hulu menjadi prioritas saat ini untuk mengatasi banjir.
"Cara mengendalikannya bagaimana membangun bendungan untuk kemudian dialihkan secara bertahap. Kemudian volume turun ke pesisir bisa dikontrol," terangnya.
Dua waduk yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian yakni Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi. Kedua waduk ini ditargetkan mampu mengurangi air yang mengalir ke daerah hilir hingga 30% dan dipastikan selesai pada Desember mendatang.
Selain kedua bendungan yang menelan dana APBN sebesar Rp2 triliun itu, Kementerian PUPR juga memiliki proyek Sodetan Kali Ciliwung guna mengurangi debit air yang mengalir di sungai terpanjang di Jakarta itu guna mengalirkannya ke Kanal Banjir Timur.
Proyek di bawah Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) ini juga terhambat proses pembebasan lahan.
"Kita masalah pembebasannya belum tuntas," ungkap Anies. (OL-2)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved