Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
UJI coba Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, gagal dilaksanakan, Kamis (4/4). Pasalnya, pengelola PLTSa, PT Nusa Wijaya (NW) Abadi, mengaku belum siap.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi Jumhana Luthfi mengatakan tim dari Dinas LH sudah mendatangi lokasi PLTSa. Namun, kerusakan mesin belum juga diperbaiki.
“Teknisi yang memperbaiki bagian mesin yang rusak juga tidak datang-datang,” ungkap Luthfi, Kamis (4/4).
Luthfi menyampaikan, sesuai rencana, hari ini merupakan uji coba PLTSa yang ketiga. Bila hasilnya gagal, pemerintah akan memberikan rapor merah terhadap pengelolaan PLTSa. Sebab, dari hasil uji coba sebelumnya pada Kamis (14/4) dan Jumat (15/3) hasilnya sudah gagal.
“Pengujian kali ini nggak berjalan karena alasan yang sama seperti pengujian kedua, akibat mesin rusak,” jelas dia.
Baca juga: Pemkot Bekasi Mulai Lirik PLTSa Bantargebang
Menurut Luthfi, seharusnya pengelola menunaikan kewajibannya kepada pemerintah daerah apalagi nota perjanjian kerja sama (PKS) yang diteken kedua belah pihak sudah dilakukan sejak 2016. Pemerintah menginginkan agar pengoperasian PLTSa bisa dilakukan secara maksimal tahun 2019.
Pasalnya, tumpukan sampah di TPA Sumurbatu juga sudah hampir melebihi kapasitas dengan ketinggian mencapai 20-30 meter dari permukaan tanah. Setiap hari, volume sampah yang masuk ke TPA Sumurbatu mencapai 900 ton.
“Luas TPA secara keseluruhan mencapai 19 hektare yang terdiri dari zona 1, 2, 3, 4 dan zona 5A sampai 5D. Sampai saat ini kondisinya hampir penuh, padahal pemerintah sudah melakukan pembebasan lahan 3,5 hektare pada 2017 lalu,” tandas dia.(OL-5)
WALI Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meninjau langsung lokasi banjir yang merendam permukiman warga di Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (30/16).
Banjir kembali merendam Kota Bekasi akibat hujan deras dan luapan Kali Bekasi. BPBD mencatat 15 titik genangan di 7 kecamatan dengan air hingga 150 cm.
Sekolah Lansia KUN dihadirkan sebagai wadah pembelajaran bagi para lanjut usia agar tetap memiliki ruang untuk berkembang, beraktivitas, dan berperan aktif di tengah masyarakat
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved