Rabu 27 Maret 2019, 14:55 WIB

Pemkot Bekasi Mulai Lirik PLTSa Bantargebang

Gana Buana | Megapolitan
Pemkot Bekasi Mulai Lirik PLTSa Bantargebang

ANTARA/Risky Andrianto
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Bantar Gebang

 

PEMERINTAH Kota Bekasi kemungkinan melirik Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) buatan Badan Pengkaji dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang diuji coba di TPST Bantargebang. Sebab, hingga saat ini, PLTSa Sumur Batu belum juga berjalan lancar.

“Besar kemungkinan pakai PLTSa seperti di TPST Bantargebang,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Rabu (27/3).

Gagalnya uji coba mesin PLTSa Sumur Batu yang mulai dibangun sejak 2016 tersebut membuat orang nomor satu di Kota Bekasi ingin beralih. Namun, pemerintah masih memberikan sekali kesempatan uji coba kepada PT Nusa Wijaya Abadi (NWA) selaku pihak ketiga yang menggarap PLTSa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu.

“Kalau tetap tidak bisa diselesaikan kita ambil yang paling cepat,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Lutfi mengatakan persiapan pembangunan PLTSa garapan BPPT di TPST Bantargebang hingga siap digunakan butuh waktu hanya tiga hingga empat bulan. Sedangkan, PT NWA di TPA Sumur Batu sudah tiga tahun belum juga siap digunakan.

“Tiga tahun itu waktu yang lama, sampah warga terus bertambah tiap hari, namun upaya buat mengurangi tumpukan sampah belum berjalan,” imbuh Luthfi.

Baca juga: Uji Coba PLTSa di Sumur Batu Gagal karena Masalah Teknis

Apalagi, kata Luthfi, Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir mengusulkan proyek percontohan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Merah-Putih Bantargebang dapat diterapkan di seluruh kota di Indonesia. Karena itu, teknologi itu rencananya akan dimasukkan dalam e-katalog.

“Kalau masuk e-Katalog dan solusinya kita harus adopsi dari TPST Bantargebang ya kita akan adopsi,” jelas dia.

Seperti diketahui, PLTSa Merah Putih di TPST Bantargebang milik Pemerintah DKI Jakarta diresmikan Senin (25/3) kemarin. Sistem pembangkit listrik tenaga thermal tersebut akan beroperasi penuh mulai Juni mendatang. Pembangkit listrik ini nantinya akan mengolah sampah sebanyak 100 ton per hari dijadikan energi listrik sebanyak 700 kilowatt per jam.(OL-5)

Baca Juga

Dok.TNI

Tiba Pagi Tadi, 818 ABK Indonesia Langsung Jalani Isolasi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 29 Mei 2020, 18:05 WIB
Sebanyak 818 anak buah kapal (ABK) Indonesia yang bekerja di kapal pesiar tiba di Pelabuhan Tanjung Periok, Jakarta Utara, Jumat...
Antara

Tunjangan Kerja Daerah PNS DKI Resmi Dikurangi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 29 Mei 2020, 17:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menerbitkan payung hukum untuk pengurangan tunjangan kinerja daerah (TKD) PNS...
ANTARA FOTO/Fauzan

Ke Jakarta Tak Bawa SIKM, Siapkan Rp1,2 Juta untuk Tes Swab

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 29 Mei 2020, 16:55 WIB
Pendatang tanpa memiliki Surat Izin Keluar Masuk ( SIKM) dan keterangan kesehatan bebas COVID-19 diwajibkan mengikuti tes swab dengan biaya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya