Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pengembangan Bisnis PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Hanief Arie Setianto mengatakan, pihaknya tidak mengetahui adanya aktifitas perdagangan di Palau D atau Pantai Maju di Teluk Jakarta, Jakarta Utara.
"Jakpro tidak mengetahui aktivitas tersebut," kata Hanief kepada Media Indonesia, melalui pesan singkat, Minggu (27/1).
Hanief menjelaskan, keberadaan bisnis kuliner berupa Food Court di Pulau Maju menjadi tanggung jawab pengembang sehingga pihaknya tidak mengetahui kegiatan bisnis yang telah berlangsung dua pekan tersebut.
"Coba ditanyakan ke pengembang, apakah pengembang tahu aktivitas itu," sebutnya.
Baca juga: DPRD: Aktivitas di Pulau Maju Melanggar Hukum
Ditanya terkait status pulau reklamasi yang telah disegel oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Kata Hanief, kebijakan itu ada di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Pemprov yang lakukan segel. Silakan ditanyakan ke pemprov," lanjutnya. (OL-7)
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved