Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor Bima Arya-Dedie A Rachim, yang diusung dan didukung 7 partai, termasuk Partai NasDem, diklaim menang oleh lembaga survei Charta Politika Indonesia (CPI). Paslon nomor urut 3 tersebut unggul jauh dari lawan-lawannya.
Berdasarkan quick count Charta Politika Rabu (27/6) hingga pukul 19.30 WIB, dengan data masuk 93,5%, sang petahana itu unggul dengan 44,02%. Sementara pasangan nomor urut 1 Rukyat-Zaenul Mutakin, berada diposisi kedua dengan 30,80%. Disusul pasangan urut 2 Edgar Suratman-Sefwelly dengan 12,66%. Nomor urut 4, pasangan Dadang-Sugeng Teguh Santoso dengan 12,52%.
Quick count tersebut melibatkan partisipasi pemilih 70,78% dan jumlah sample 200 orang.
Sementara real count Rabu (27/6) per 19.30 WIB, dengan data masuk 898 TPS (50,36%) dari total keseluruhan 1.785 TPS, dengan total perolehan sementara 107.983 suara, Bima-Dedie unggul 44,7%.
Sedangkan paslon Rukyat-Zaenul memperoleh suara 29,9%. Dan untuk Dadang-STS memperoleh suara 12,9%. Diurutan terakhir ditempati Edgar-Sefwelly dengan perolehan suara sementara 12,5%.
Atas kemenangan versi quick count itu, paslon Bima-Dedie langsung menggelar jumpa pers.
"Ini kemenangan bersama," kata Bima. Dia mengatakan, hasil quick count menunjukkan warga Kota Bogor telah memberikan izin dirinya dan Dedie, untuk mewujudkan impian bersama di Kota Bogor.
"Mayoritas warga Kota Bogor, ingin agar pemkot dalam semua aspek, berlanjut dan dituntaskan," ungkapnya penuh haru.
Di balik angka angka quick count, lanjut Bima, bukan hanya soal merebut suara. "Ini kita bukan tentang impian Bima Arya-Dedie. Tetapi ini adalah impian kita semua untuk mengangkat derajat manusia," lanjutnya.
Dia menilai, hasil itu menunjukkan pihaknya ingin menata kota lebih rapih direspon baik oleh warga.
"Niat baik kami untuk terus membangun rumah yang tidak layak jadi layak. Niat kami berdua untuk mengangkat semua warga Kota Bogor tanpa kecuali. Kita ingin agar semakin sedikit warga yang lulus sekolah tidak menganggur. Mewujudkan Bogor sebagai kota yang ramah dan layak untuk keluarga. Ini kemenangan semua. Kemenangan seluruh warga bogor tanpa terkecuali,"pungkasnya.
Bersama tim pemenangannya, Bima dan Dedie pun melakukan sujud syukur menghadap arah kiblat bersama. Dilanjut berdoa dan diakhiri takbir dan berpelukan satu sama lain sebagai bentuk rasa syukur dan saling berterima kasih. (OL-5)
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsungĀ bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved