Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

9 Makanan Khas Natal dari Berbagai Penjuru Dunia

Abi Rama
24/12/2025 18:29
9 Makanan Khas Natal dari Berbagai Penjuru Dunia
Makanan khas natal dari berbagai penjuru negara.(Dok. Spruce Eats)

PERAYAAN Natal tidak hanya identik dengan dekorasi meriah dan momen kebersamaan keluarga, tetapi juga dengan ragam makanan khas Natal dari berbagai negara. Setiap hidangan mencerminkan budaya, iklim, serta tradisi turun-temurun yang diwariskan lintas generasi.

Mulai dari hidangan penutup ringan di negara tropis hingga sajian panggang berlemak di kawasan Eropa, berikut 9 makanan khas Natal dari berbagai penjuru dunia yang sarat makna dan kehangatan.

1. Pavlova (Australia & Selandia Baru)

Di belahan bumi selatan, Natal dirayakan saat musim panas. Karena itu, pavlova menjadi hidangan penutup favorit. Kue meringue ini memiliki tekstur luar renyah dan bagian dalam lembut seperti marshmallow, disajikan dengan krim kocok serta buah-buahan segar tropis. Pavlova melambangkan perayaan Natal yang santai dan cerah.

2. Stollen (Jerman)

Stollen adalah roti khas Natal dari Jerman yang kaya buah kering, kacang, rempah, dan marzipan. Bentuknya dipercaya melambangkan bayi Yesus yang dibedong. Menariknya, stollen justru semakin lezat setelah disimpan beberapa minggu karena rasa dan aromanya semakin matang.

3. Christmas Ham (Amerika Serikat & Skandinavia)

Ham panggang dengan glasir manis-gurih menjadi menu Natal populer di Amerika Serikat dan Skandinavia. Tradisi ini berasal dari kebiasaan mengawetkan daging babi sebelum musim dingin, dan kini menjadi alternatif utama selain kalkun panggang.

4. Bûche de Noël (Prancis & Swiss)

Terinspirasi dari tradisi membakar kayu perapian saat malam Natal, Bûche de Noël berbentuk batang kayu. Kue gulung ini dibuat dari sponge cake dengan isian krim mentega atau ganache, lalu dihias menyerupai kulit kayu dan salju.

5. Roast Goose (Jerman & Austria)

Sebelum kalkun populer, angsa panggang merupakan hidangan utama Natal di Eropa Tengah. Dagingnya yang berlemak dipanggang perlahan hingga kulitnya renyah, biasanya diisi apel, bawang, dan rempah aromatik.

6. Tamales (Meksiko & Amerika Latin)

Di Meksiko dan Amerika Latin, tamales menjadi simbol kebersamaan keluarga. Proses pembuatannya dilakukan bersama dalam acara tamalada, dengan isian daging, keju, atau manisan yang dibungkus kulit jagung dan dikukus.

7. Panettone (Italia)

Berasal dari Milan, panettone adalah roti manis berbentuk kubah dengan tekstur ringan hasil fermentasi panjang. Versi klasik berisi kismis dan kulit jeruk manisan, sementara versi modern hadir dengan cokelat, pistachio, atau krim.

8. Christmas Pudding (Inggris)

Christmas pudding dibuat berminggu-minggu sebelum Natal agar rasa buah kering dan alkohol menyatu sempurna. Saat disajikan, puding disiram brandy hangat dan dibakar, menciptakan momen dramatis di meja makan Natal.

9. Roast Turkey (Inggris, Kanada & Prancis)

Kalkun panggang menjadi ikon Natal sejak abad ke-16. Ukurannya yang besar melambangkan kelimpahan dan kebersamaan, biasanya disajikan dengan saus gravy, stuffing mentega, dan sayuran panggang.

Penutup

Dari pavlova yang segar hingga stollen yang kaya rempah, makanan khas Natal dari berbagai negara menunjukkan betapa kuliner mampu menyatukan tradisi, sejarah, dan kehangatan keluarga dalam satu perayaan. (Culinary Arts Academy (Swiss)/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik