Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAYAAN Natal tidak hanya identik dengan dekorasi meriah dan momen kebersamaan keluarga, tetapi juga dengan ragam makanan khas Natal dari berbagai negara. Setiap hidangan mencerminkan budaya, iklim, serta tradisi turun-temurun yang diwariskan lintas generasi.
Mulai dari hidangan penutup ringan di negara tropis hingga sajian panggang berlemak di kawasan Eropa, berikut 9 makanan khas Natal dari berbagai penjuru dunia yang sarat makna dan kehangatan.
Di belahan bumi selatan, Natal dirayakan saat musim panas. Karena itu, pavlova menjadi hidangan penutup favorit. Kue meringue ini memiliki tekstur luar renyah dan bagian dalam lembut seperti marshmallow, disajikan dengan krim kocok serta buah-buahan segar tropis. Pavlova melambangkan perayaan Natal yang santai dan cerah.
Stollen adalah roti khas Natal dari Jerman yang kaya buah kering, kacang, rempah, dan marzipan. Bentuknya dipercaya melambangkan bayi Yesus yang dibedong. Menariknya, stollen justru semakin lezat setelah disimpan beberapa minggu karena rasa dan aromanya semakin matang.
Ham panggang dengan glasir manis-gurih menjadi menu Natal populer di Amerika Serikat dan Skandinavia. Tradisi ini berasal dari kebiasaan mengawetkan daging babi sebelum musim dingin, dan kini menjadi alternatif utama selain kalkun panggang.
Terinspirasi dari tradisi membakar kayu perapian saat malam Natal, Bûche de Noël berbentuk batang kayu. Kue gulung ini dibuat dari sponge cake dengan isian krim mentega atau ganache, lalu dihias menyerupai kulit kayu dan salju.
Sebelum kalkun populer, angsa panggang merupakan hidangan utama Natal di Eropa Tengah. Dagingnya yang berlemak dipanggang perlahan hingga kulitnya renyah, biasanya diisi apel, bawang, dan rempah aromatik.
Di Meksiko dan Amerika Latin, tamales menjadi simbol kebersamaan keluarga. Proses pembuatannya dilakukan bersama dalam acara tamalada, dengan isian daging, keju, atau manisan yang dibungkus kulit jagung dan dikukus.
Berasal dari Milan, panettone adalah roti manis berbentuk kubah dengan tekstur ringan hasil fermentasi panjang. Versi klasik berisi kismis dan kulit jeruk manisan, sementara versi modern hadir dengan cokelat, pistachio, atau krim.
Christmas pudding dibuat berminggu-minggu sebelum Natal agar rasa buah kering dan alkohol menyatu sempurna. Saat disajikan, puding disiram brandy hangat dan dibakar, menciptakan momen dramatis di meja makan Natal.
Kalkun panggang menjadi ikon Natal sejak abad ke-16. Ukurannya yang besar melambangkan kelimpahan dan kebersamaan, biasanya disajikan dengan saus gravy, stuffing mentega, dan sayuran panggang.
Dari pavlova yang segar hingga stollen yang kaya rempah, makanan khas Natal dari berbagai negara menunjukkan betapa kuliner mampu menyatukan tradisi, sejarah, dan kehangatan keluarga dalam satu perayaan. (Culinary Arts Academy (Swiss)/Z-10)
Makanan ini umumnya disiapkan khusus dan dinikmati bersama pada malam atau hari Natal. Makanan khas Natal merupakan bagian penting dari perayaan Natal yang mempererat kebersamaan
Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk bersantai dan menikmati hidangan lezat bersama orang terdekat.
SOFITEL Bali Nusa Dua Beach Resort mengajak Anda merayakan Tahun Baru Imlek melalui “Flavours of Prosperity”, sebuah perayaan makan malam yang menyambut hangat tahun kuda.
ibis Styles Medan Pattimura mempersembahkan rangkaian acara yang dirancang untuk memberikan pengalaman Natal dan Tahun Baru yang menyenangkan
Thailand dikenal dengan kulinernya yang kaya rempah, bercita rasa kuat, dan mudah diterima lidah orang Indonesia.
Chef Syrco sering mengundang para produsen, petani, dan nelayan untuk merasakan sendiri hasil bumi mereka di restorannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved