Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Banyumas terus menunjukkan peran aktifnya dalam menangani berbagai masalah kesehatan terkini dan mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan di masyarakat. Sebagai organisasi profesi yang menaungi para dokter di Banyumas, IDI telah melaksanakan berbagai program yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga pada penyuluhan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Banyumas telah menghadapi berbagai tantangan kesehatan, di antaranya adalah tingginya angka stunting dan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. IDI Kabupaten Banyumas pun berkomitmen untuk mengatasi isu-isu ini dengan berbagai program strategis yang melibatkan dokter dari berbagai lini.
Salah satu program unggulan IDI Kabupaten Banyumas adalah Peningkatan Gizi untuk Anak dan Ibu Hamil yang ditujukan untuk mengurangi angka stunting di daerah tersebut. Program ini melibatkan tenaga medis di tingkat puskesmas dan rumah sakit, dengan fokus pada edukasi kepada ibu hamil dan keluarga mengenai pentingnya pola makan bergizi dan pemeriksaan kesehatan rutin.
Di samping itu, IDI Kabupaten Banyumas juga aktif dalam kampanye pencegahan penyakit tidak menular melalui program Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, seperti pengukuran tekanan darah, tes gula darah, dan pemeriksaan kolesterol.
Kolaborasi dengan Pemerintah dan Fasilitas Kesehatan
IDI Kabupaten Banyumas tidak bekerja sendiri dalam mewujudkan tujuan kesehatannya. Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas dan fasilitas kesehatan setempat menjadi kunci untuk mengimplementasikan program-program kesehatan secara efektif.
Salah satu contoh nyata dari kolaborasi ini adalah kegiatan Vaksinasi Massal yang dilaksanakan bersama dengan Dinas Kesehatan Banyumas dan puskesmas-puskesmas terdekat. Vaksinasi massal ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan imunisasi di kalangan anak-anak dan orang dewasa, dengan prioritas pada vaksinasi untuk penyakit yang dapat dicegah, seperti campak dan polio.
Sebagai organisasi profesi yang menaungi para dokter di Kabupaten Banyumas, IDI memiliki peran yang sangat vital dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di masyarakat. Dokter bukan hanya berperan dalam memberikan pengobatan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang dapat memberikan edukasi kepada pasien mengenai cara menjaga kesehatan yang optimal.
Selain itu, IDI juga mendorong dokter untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial di masyarakat, seperti pemberian pemeriksaan kesehatan gratis, pelatihan kesehatan dasar untuk masyarakat, serta pengawasan kesehatan di wilayah-wilayah rawan bencana atau wabah penyakit.
Dengan segala program dan kegiatan yang terus dilaksanakan, IDI Kabupaten Banyumas berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ke depannya, IDI berencana untuk memperluas cakupan program edukasi kesehatan, tidak hanya dalam hal pencegahan penyakit, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan melalui gaya hidup sehat.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program layanan kesehatan idikabbanyumas.org dapat mengunjungi kantor IDI setempat atau mengikuti update terbaru di website resmi mereka di https://idikabbanyumas.org
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved