Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KULIT kering dan bersisik bisa menjadi masalah yang mengganggu, terutama ketika kulit kehilangan kelembapannya dan mulai terlihat kusam.
Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada cara alami dan efektif untuk mengatasi masalah ini hanya dengan menggunakan dua bahan sederhana yang mudah didapat, yaitu madu dan alpukat.
Kedua bahan ini terkenal karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta kemampuannya dalam melembapkan dan menutrisi kulit.
Baca juga : Vitamin E Pegang Peran Penting untuk Kesehatan Kulit
Madu merupakan bahan alami yang sudah dikenal sejak lama sebagai pelembap alami.
Kandungan antioksidan dan anti-inflamasi dalam madu membantu menenangkan kulit yang iritasi serta memperbaiki tekstur kulit.
Madu juga mengandung humektan yang berfungsi menarik kelembapan dari udara dan menguncinya di dalam kulit, sehingga kulit tetap terhidrasi dengan baik.
Baca juga : Enam Pewarisan Sifat pada Makhluk Hidup dan Kelainannya
Sementara itu, alpukat kaya akan vitamin E, lemak sehat, dan asam oleat yang semuanya berperan penting dalam memperbaiki kulit yang kering dan rusak.
Lemak sehat dalam alpukat membantu mengunci kelembapan di lapisan kulit, sedangkan vitamin E berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk membuat masker madu dan alpukat yang bisa Anda coba di rumah:
Baca juga : Ternyata! 4 Buah Ini Penurun Kadar Kolestrol
Dengan rutin menggunakan masker ini, Anda akan merasakan perubahan signifikan pada kulit Anda. Kulit akan terasa lebih lembut, lembap, dan tidak lagi bersisik.
Selain itu, masker ini juga membantu memperbaiki tekstur kulit, menjadikannya tampak lebih cerah dan sehat.
Selain menggunakan masker madu dan alpukat, ada beberapa tips tambahan yang bisa membantu menjaga kelembapan kulit Anda:
Referensi:
KUALITAS udara dalam ruangan memiliki dampak besar terhadap kesehatan dan produktivitas kerja. Bahkan ada riset yang menyebutkan udara kotor dalam ruangan lebih berbahaya daripada di luar.
Musim hujan membawa risiko kesehatan akibat kelembapan tinggi dan sanitasi yang kurang baik. Ini 5 penyakit yang harus diwaspadai.
Berdasarkan data prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di Indonesia pada tanggal 23 September 2024 diprediksi bervariasi di berbagai daerah
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Masalah kesehatan yang timbul di pengungsian sangat erat kaitannya dengan faktor higiene.
Glukomanan (serat pangan) dari umbi porang berhasil diolah sebagai bahan alami untuk bahan dasar kosmetik perlindungan kulit (skin protector).
Penggunaan hidrokuinon melampaui kebutuhan bisa menimbulkan efek samping berupa ochronosis, penumpukan asam di bawah kulit yang menyebabkan munculnya flek hitam pada kulit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved