Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron menilai wacana membuka Selat Hormuz melalui operasi militer sebagai langkah yang tidak masuk akal. Dia menyatakan pendekatan kekuatan bukan solusi sekaligus menyindir inkonsistensi pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait konflik Iran.
Dalam pernyataannya di Korea Selatan, Kamis (2/4), Macron mengakui ada pihak yang mendorong pembukaan jalur vital itu dengan kekuatan militer, termasuk dari Amerika Serikat. Namun, ia menolak pendekatan tersebut.
“Ada yang mendorong pembebasan Selat Hormuz dengan operasi militer. Kami tidak pernah memilih opsi itu dan kami menilainya tidak realistis,” ujarnya.
Menurut Macron, operasi semacam itu akan memakan waktu sangat lama dan berisiko tinggi. Ia mengingatkan ancaman dari Korps Garda Revolusi Iran yang memiliki kemampuan militer signifikan, termasuk rudal balistik. Macron menegaskan solusi hanya dapat dicapai melalui jalur diplomasi.
“Langkah itu akan membuka risiko besar bagi siapa pun yang melintas, karena ancaman dari pesisir dan kekuatan militer Iran sangat nyata,” katanya.
“Ini hanya bisa dilakukan bersama Iran. Karena itu, yang utama adalah gencatan senjata dan kembali ke meja perundingan,” tegas Macron.
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis bagi distribusi minyak dunia yang kini praktis lumpuh selama beberapa pekan akibat konflik di Timur Tengah. Gangguan itu telah mengguncang pasar energi global.
Pernyataan Macron menegaskan perbedaan pendekatan antara sekutu Barat dalam merespons krisis Iran, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas.
Dalam kesempatan yang sama, Macron juga mengkritik sikap Trump yang dinilai kerap berubah-ubah soal perang.
“Kalau ingin serius, jangan mengatakan hal yang berbeda setiap hari dari pernyataan sebelumnya. Mungkin juga tidak perlu berbicara setiap hari,” sindirnya. (AFP/E-4)
IHSG masih tertekan akibat konflik Timur Tengah dan risiko kenaikan harga minyak, namun berpotensi ditopang sektor komoditas dan stabilitas ekonomi domestik.
Presiden AS Donald Trump mendorong sekutu Amerika Serikat mengambil peran di Selat Hormuz.
PRESIDENĀ Amerika Serikat, Donald Trump, memperingatkan kemungkinan serangan terhadap infrastruktur minyak di Pulau Kharg, Iran, jika kebebasan navigasi di Selat Hormuz terganggu.
AMERIKA Serikat (AS) memperingatkan warga sipil Iran untuk menjauhi pelabuhan di sekitar Selat Hormuz di tengah rencana serangan baru.
KEPALA Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol meredam kekhawatiran terjadinya krisis minyak dunia di tengah berkecamuknya konflik di Timur Tengah imbas penutupan Selat Hormuz.
Keputusan Donald Trump untuk mundur dari perang Iran dinilai belum mengakhiri konflik. Ini empat risiko besar yang bisa terjadi secara global.
Harga minyak dunia melonjak hingga Rp1,67 juta per barel sementara pasar saham global melemah akibat meningkatnya kekhawatiran eskalasi konflik.
IHSG ditutup melemah 157,66 poin atau 2,19% ke posisi 7.026,78. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 12,21 poin atau 1,68% ke posisi 714,58.
Militer Israel melaporkan gelombang serangan rudal Iran dan klaim serangan Hezbollah di tengah ketegangan yang meningkat pascapidato Presiden AS Donald Trump.
Presiden AS Donald Trump sebut tujuan militer di Iran hampir tercapai, tetapiĀ siapkan serangan besar dalam 2-3 minggu ke depan. Simak selengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved