Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Iran Konfirmasi Kematian Ali Larijani dalam Serangan Udara Israel

Thalatie K Yani
18/3/2026 06:12
Iran Konfirmasi Kematian Ali Larijani dalam Serangan Udara Israel
Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Agung Iran, tewas dalam serangan udara Israel di Pardis. Simak profil dan kronologi kejadiannya di sini.(Media Sosial X)

MEDIA pemerintah Iran akhirnya mengonfirmasi kematian tokoh kunci keamanan mereka, Ali Larijani. Pernyataan ini sekaligus memperkuat klaim militer Israel sebelumnya yang menyatakan telah menghantam lokasi persembunyian Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Agung (SNSC) Iran tersebut dalam sebuah serangan udara semalam.

Selain Larijani, Iran juga mengakui gugurnya pemimpin milisi Basij, Gholamreza Soleimani, dalam rangkaian peristiwa yang sama.

Detail Serangan di Pardis

Kantor administrasi SNSC merilis pernyataan resmi mengenai insiden tersebut. Larijani dilaporkan tidak sendirian saat serangan maut itu terjadi.

"Pada dini hari tadi, beliau gugur syahid bersama putranya Morteza, Alireza Bayat (Deputi Keamanan Administrasi SNSC), serta sejumlah pengawal," tulis pernyataan resmi SNSC.

Sejumlah media lokal, termasuk kantor berita Fars yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), sempat melaporkan bahwa Larijani tewas di rumah putrinya di kawasan Pardis. Meski sempat ada simpang siur dan bantahan dari "sumber informasi" pada awalnya, konfirmasi resmi kini telah dikeluarkan oleh otoritas Teheran.

Profil Ali Larijani: Tokoh Berpengaruh Iran

Ali Larijani merupakan figur sentral dalam perpolitikan Iran. Ia baru saja ditunjuk sebagai Sekretaris SNSC pada Agustus 2025 oleh Presiden Masoud Pezeshkian. Tak hanya itu, ia juga memegang peran strategis sebagai perwakilan mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di dewan tersebut.

Larijani memiliki rekam jejak yang panjang di pemerintahan:

  • Ketua Parlemen: Menjabat selama 12 tahun (2008–2020).
  • Negosiator Nuklir: Menjadi negosiator utama nuklir Iran pada periode 2005–2007.
  • Haluan Politik: Meski awalnya memimpin faksi garis keras (Prinsipilis), dalam beberapa tahun terakhir ia lebih dikenal sebagai sosok "konservatif moderat".

Keluarga Larijani sendiri merupakan salah satu dinasti politik paling berpengaruh di Republik Islam tersebut. Saudaranya, Sadegh Larijani, saat ini menjabat sebagai ketua Dewan Kebijaksanaan, badan arbitrase tertinggi yang menengahi perselisihan antara parlemen dan Dewan Garda.

Kehilangan Larijani dan Soleimani menjadi pukulan telak bagi struktur keamanan nasional Iran di tengah ketegangan yang terus meningkat dengan Israel. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik