Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Presiden Iran Beberkan Syarat Akhiri Perang dengan AS dan Israel

Irvan Sihombing
12/3/2026 16:04
Presiden Iran Beberkan Syarat Akhiri Perang dengan AS dan Israel
Presiden Iran Masoud Pezeshkian.(Xinhua)

PRESIDEN Iran Masoud Pezeshkian, Rabu (11/3), menyatakan komitmen Teheran terhadap perdamaian kawasan, namun menekankan bahwa langkah itu harus disertai pengakuan hak-hak sah Iran, pembayaran ganti rugi, dan jaminan internasional untuk mencegah agresi di masa depan. Pernyataan Pezeshkian muncul melalui unggahan di platform media sosial X.

Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai 28 Februari menargetkan Teheran dan kota-kota lain di Iran, menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, sejumlah komandan militer senior, serta warga sipil. Iran merespons dengan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan aset-aset AS di Timur Tengah.

Menurut laporan The New York Times Rabu (11/3), enam hari pertama kampanye militer AS terhadap Iran menelan biaya lebih dari  Rp190,6 triliun atau 11,3 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.867). Laporan itu mengutip tiga pejabat yang familier dengan pengarahan tertutup Pentagon kepada Kongres AS, namun belum termasuk pengeluaran tambahan seperti penguatan perangkat keras dan personel sebelum serangan.

Serangan awal AS menggunakan berbagai senjata, termasuk bom luncur berpemandu presisi tinggi AGM-154 yang harganya antara 578.000 hingga 836.000 dolar AS per unit. Angkatan Laut AS membeli sekitar 3.000 unit bom ini dua dekade lalu.

DK PBB Gagal Sahkan Resolusi

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu gagal mengesahkan rancangan resolusi yang menyerukan penghentian aktivitas militer, menahan diri dari eskalasi, dan mengecam serangan terhadap warga sipil serta infrastruktur. Resolusi yang diajukan Rusia mendapat empat suara mendukung, dua menolak, dan sembilan abstain. AS dan Latvia menolak, sementara Rusia, Tiongkook, Pakistan, dan Somalia mendukung.

“Kami sangat kecewa,” kata perwakilan tetap Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia, menilai banyak anggota DK PBB tidak mampu menghimpun kekuatan dan kebijaksanaan untuk mengesahkan resolusi yang diajukan.

Warga Iran Ratapi Korban Serangan

Di Teheran, warga meratapi kerabat yang tewas akibat serangan udara AS-Israel. Otoritas Iran melaporkan lebih dari 1.300 korban jiwa dari warga sipil dan 9.669 lokasi sipil hancur sejak 28 Februari.

“Mereka secara sengaja dan tanpa pandang bulu menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil di seluruh negara saya. Mereka tidak menghormati hukum internasional dan tidak menahan diri,” ujar Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, pada Selasa (10/3).

Adapun prosesi pemakaman sejumlah komandan militer tinggi Iran yang tewas dalam serangan AS-Israel digelar di Teheran, Rabu (11/3) waktu setempat. (Xinhua/Ant/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya