Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Putra Presiden Iran Bantah Rumor Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei Terluka

Media Indonesia
11/3/2026 21:39
Putra Presiden Iran Bantah Rumor Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei Terluka
Rakyat Iran mendukung Mojtaba Khamenei.(Al Jazeera)

PENASIHAT pemerintah sekaligus putra Presiden Iran, Yousef Pezeshkian, secara resmi membantah rumor yang menyebutkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengalami cedera atau terluka dalam suatu insiden, Rabu (11/3/2026).

Klarifikasi ini dikeluarkan menyusul beredarnya laporan yang tidak terverifikasi mengenai kondisi kesehatan sang pemimpin tertinggi tak lama setelah ia naik takhta menggantikan mendiang ayahnya.

Pezeshkian menyatakan bahwa dirinya langsung menghubungi pihak-pihak terkait untuk memastikan kebenaran kabar tersebut. "Saya mendengar berita tentang Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba terluka. Saya menghubungi teman-teman dan menanyakan hal itu. Alhamdulillah, beliau dalam keadaan sehat tanpa masalah," tegasnya seperti dikutip dari kantor berita ISNA.

Pemimpin Tertinggi Ketiga Iran

Sebagaimana diberitakan sebelumnya pada Senin (9/3/2026), media pemerintah Iran melaporkan bahwa Mojtaba Khamenei secara resmi telah ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran. Ia menggantikan posisi almarhum Ayatollah Ali Khamenei yang telah memimpin Iran selama puluhan tahun.

Di usia 56 tahun, Mojtaba kini menjadi figur sentral dalam struktur kekuasaan di Teheran. Berikut beberapa fakta kunci posisi Pemimpin Tertinggi di Iran:

  • Otoritas Mutlak: Memegang pucuk tertinggi kekuasaan yudikatif, legislatif, dan administratif.
  • Kebijakan Strategis: Penentu akhir dalam kebijakan luar negeri, pertahanan, dan program nuklir Iran.
  • Garis Kebijakan: Diprediksi akan mempertahankan sikap garis keras (hardliner) terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.
Konteks: Suksesi kepemimpinan di Iran terjadi di tengah ketegangan regional yang meningkat, termasuk serangan rudal yang dilaporkan terjadi di pangkalan militer AS di kawasan Teluk beberapa waktu terakhir.

Hingga saat ini, situasi di Teheran dilaporkan tetap kondusif pascapengumuman suksesi. Pemerintah Iran meminta masyarakat untuk tidak terpancing oleh berita bohong atau spekulasi yang bertujuan mengganggu stabilitas nasional di masa transisi kepemimpinan ini. (Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA/I-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya