Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGKATAN Bersenjata Iran mengeluarkan seruan terbuka kepada penduduk Muslim dan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk menunjukkan lokasi persembunyian pasukan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Langkah ini dilakukan agar militer Iran dapat melakukan serangan balasan yang lebih akurat dan meminimalisasi risiko jatuhnya korban sipil.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran, Abolfazl Shekarchi, menegaskan bahwa informasi mengenai koordinat pasukan lawan sangat dibutuhkan untuk memastikan operasi militer Teheran tepat sasaran.
“Kami meminta penduduk Muslim dan negara-negara di kawasan tersebut untuk memberi tahu kami lokasi pasukan AS-Zionis agar mereka (warga negara) tidak dirugikan, dan kami dapat melakukan serangan yang sangat akurat terhadap lebih banyak sasaran,: kata Shekarchi seperti dikutip dari kantor berita Defapress, Rabu (11/3/2026).
Shekarchi menambahkan bahwa dengan mengetahui lokasi pasti markas atau pergerakan tentara AS dan Israel, militer Iran dapat menyelamatkan penduduk kawasan dari dampak kejahatan yang dilakukan oleh kedua negara tersebut. Ia menekankan bahwa pasukan Iran akan langsung meluncurkan serangan dahsyat begitu target terkonfirmasi.
Ketegangan ini merupakan buntut dari operasi militer gabungan yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut mengakibatkan:
Sebagai respons, Iran telah mulai meluncurkan serangkaian serangan rudal dan drone yang menargetkan aset militer AS di kawasan tersebut. Teheran memperingatkan bahwa serangan yang lebih besar akan menyusul jika pasukan asing tidak segera meninggalkan kawasan Timur Tengah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Amerika Serikat maupun Israel belum memberikan komentar resmi terkait permintaan informasi lokasi pasukan yang diserukan oleh militer Iran tersebut. (Ant/Sputnik/RIA Novosti/I-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved