Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Wamenhaj: 2.000 Jemaah Umrah RI Tertahan imbas Konflik Timur Tengah

Andhika Prasetyo
11/3/2026 04:56
Wamenhaj: 2.000 Jemaah Umrah RI Tertahan imbas Konflik Timur Tengah
ilustrasi(Antara)

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa sekitar 2.000 jamaah umrah Indonesia sempat mengalami kendala saat hendak kembali ke Tanah Air dari Arab Saudi. Sebagian jamaah tersebut sempat terdampar atau tertahan akibat gangguan pada jadwal penerbangan, khususnya pada penerbangan dengan rute transit yang terdampak situasi konflik Timur Tengah.

“Yang sempat terjebak itu saya tidak tahu persis datanya karena belum ada pembaruan terakhir, tetapi sebelumnya sekitar 2.000-an jamaah yang berangkat sempat mengalami kondisi stranded,” kata Dahnil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3) malam.

Ia menjelaskan bahwa mayoritas jamaah yang mengalami penundaan kepulangan menggunakan penerbangan tidak langsung atau transit, sehingga jadwal perjalanan mereka ikut terdampak ketika terjadi gangguan pada penerbangan lanjutan.

Selain kendala rute penerbangan, Dahnil juga menyinggung faktor tingginya harga tiket pesawat yang membuat sebagian jamaah kesulitan segera mendapatkan penerbangan alternatif. Kondisi tersebut membuat beberapa jamaah harus menunggu sementara waktu di luar negeri sambil mencari tiket dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kemudian harga tiketnya mahal, akhirnya mereka terpaksa banyak yang terhenti sementara di sana untuk mencari tiket yang bisa dijangkau,” kata Dahnil.

Meski demikian, ia menyampaikan bahwa sebagian besar jamaah yang sempat tertahan kini telah berhasil kembali ke Indonesia.

Pemerintah, lanjut Dahnil, juga terus melakukan koordinasi dengan kementerian terkait serta maskapai penerbangan guna mengantisipasi potensi kendala serupa pada perjalanan jamaah umrah di masa mendatang. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya