Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump berharap agar Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) ke depan dapat berperan dalam mengawasi kinerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan perdana BoP di United States Institute of Peace, Washington, Kamis.
Dalam sambutannya, Trump menegaskan pentingnya peran PBB di masa mendatang sekaligus optimisme terhadap penguatan lembaga tersebut.
"Suatu hari nanti, saya tidak akan berada di sini. Perserikatan Bangsa-Bangsa akan tetap ada dan saya pikir akan menjadi jauh lebih kuat," kata Trump dalam pertemuan perdana Board of Peace di United States Institute of Peace, Washington, Kamis (19/2).
Ia juga menyebut Dewan Perdamaian diharapkan memiliki fungsi pengawasan terhadap PBB agar organisasi internasional tersebut berjalan sebagaimana mestinya.
"Dan Dewan Perdamaian hampir akan mengawasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan memastikan organisasi itu berjalan dengan semestinya. Namun kami akan memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa," tuturnya.
Trump menilai PBB masih memerlukan dukungan, baik dari sisi operasional fasilitas maupun pembiayaan agar dapat bekerja secara optimal.
"Kami akan memastikan Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap berjalan... Saya sudah mengatakannya selama bertahun-tahun, Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki potensi yang luar biasa," ujarnya.
Menurut Presiden AS tersebut, pada akhirnya PBB diyakini mampu mencapai kapasitas dan peran maksimalnya di panggung global.
Sebelumnya, pada Januari lalu, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian serta mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung dalam inisiatif tersebut.
Dalam agenda perdana Dewan Perdamaian yang digelar di Washington, D.C. hari ini, Presiden Prabowo Subianto turut hadir memenuhi undangan Presiden Trump sebagai tuan rumah sekaligus penggagas BoP.
Sejumlah pemimpin dari negara anggota lain juga hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya perwakilan dari Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir. (Sputnik/RIA Novosti/Ant/E-4)
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menegaskan bahwa krisis di Gaza memiliki karakteristik yang sangat berbeda dibanding konflik lain.
Kasus dugaan pelanggaran jabatan Andrew Mountbatten-Windsor memasuki babak baru. Raja Charles dan Donald Trump beri respons mengejutkan.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan komitmen bantuan sebesar US$10 miliar atau sekitar Rp162 triliun guna mendukung pembangunan kembali Jalur Gaza, Palestina.
Amerika Serikat akan mengalokasikan dana sebesar US$10 miliar untuk mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian.
Donald Trump memuji Prabowo Subianto sebagai pemimpin tangguh dan menyebut dirinya tak ingin berkelahi dengannya di forum Dewan Perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved