Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH dokumen terbaru yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) memberikan gambaran terang mengenai hubungan jangka panjang antara supermodel Naomi Campbell dan terpidana predator seksual, Jeffrey Epstein. Berkas-berkas tersebut mengungkap interaksi intens keduanya yang berlangsung selama dua dekade, mulai dari pertemuan pertama pada 2001 hingga berakhirnya komunikasi mereka di tahun 2016.
Laporan ini didasarkan pada catatan panggilan telepon, jadwal harian, dan korespondensi surel yang dikelola oleh asisten pribadi Epstein. Dokumen tersebut menunjukkan Campbell dan Epstein tidak sekadar saling kenal, melainkan sering bertukar undangan makan malam, pesta mewah, hingga koordinasi penggunaan jet pribadi.
Berdasarkan dokumen tersebut, Campbell tercatat mengundang Epstein ke sejumlah acara prestisius. Di antaranya adalah pesta ulang tahunnya di St. Tropez pada 2004, perayaan 25 tahun kariernya bersama Dolce & Gabbana di Paris pada 2010, hingga acara amal di Moskow pada tahun yang sama.
Menariknya, undangan ke Paris dan Moskow tersebut dikirimkan hanya setahun setelah Epstein bebas dari penjara terkait kasus pelecehan anak di bawah umur. Kedekatan ini juga terlihat dari bahasa yang digunakan dalam surel antara Campbell dan asisten Epstein, Sarah Kellen serta Lesley Groff.
Dalam salah satu pesan pada Mei 2015, Groff menulis kepada Epstein: "Tolong hubungi Naomi Campbell. Dia sedang di Spanyol tapi dia sudah bangun."
Hubungan yang tampak akrab ini disinyalir menemui jalan buntu pada Januari 2016. Dokumen menunjukkan Campbell berulang kali mencoba menghubungi Epstein untuk meminjam jet pribadinya guna perjalanan ke Miami. Namun, saat itu Epstein sudah meninggalkan kota dengan alasan "faktor cuaca".
Meski Campbell sempat meninggalkan pesan dirinya tidak memiliki rencana cadangan karena sangat mengandalkan bantuan Epstein, sang miliarder hanya menginstruksikan pilotnya untuk membantu mencarikan jasa sewa (charter) pihak lain. Setelah kejadian tersebut, Campbell dilaporkan tidak lagi membalas pesan dari pihak Epstein, menandai berakhirnya persahabatan 15 tahun mereka.
Nama Campbell sebelumnya memang telah dikaitkan dengan manifes penerbangan jet pribadi Epstein yang dijuluki "Lolita Express". Salah satu korban, Virginia Giuffre, bahkan pernah mengunggah foto dirinya saat berusia di bawah umur dalam acara yang sama dengan Campbell pada 2001.
"Anda melihat saya di pesta-pesta Anda, Anda melihat saya di rumah-rumah Epstein, Anda melihat saya di pesawat... Anda melihat saya dilecehkan. Anda melihat saya!" tulis Giuffre dalam sebuah unggahan di media sosial.
Di sisi lain, Naomi Campbell dengan tegas membantah keterlibatan dalam aktivitas ilegal Epstein. Dalam pernyataannya pada 2019, ia mengaku sangat terpukul mendengar kejahatan yang dilakukan Epstein.
"Apa yang telah dilakukan [Epstein] tidak dapat dipertahankan, dan ketika saya mendengarnya, hal itu membuat saya merasa mual sama seperti orang lain. Saya sudah cukup sering berhadapan dengan predator seksual dan syukurlah saya memiliki orang-orang baik di sekitar yang melindungi saya dari hal ini. Saya berdiri bersama para korban. Mereka terluka seumur hidup," tegas Campbell.
Hingga saat ini, pengacara Campbell, Martin Singer, belum memberikan komentar tambahan terkait rilis dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman tersebut. (People/Z-2)
Kepolisian Essex menilai informasi penerbangan jet pribadi Jeffrey Epstein di Bandara Stansted. Mantan PM Gordon Brown desak penyelidikan perdagangan manusia.
Polisi Prancis selidiki hubungan mantan Menteri Jack Lang dengan Jeffrey Epstein. Geledah kantor IMA terkait dugaan pencucian uang dan perusahaan offshore.
Hillary Clinton menuntut transparansi penuh atas file Jeffrey Epstein dan siap bersaksi di depan Kongres.
Enam bisnis Sarah Ferguson resmi dibubarkan. Dokumen mengungkap curhatan mantan Duchess of York kepada Jeffrey Epstein soal utang Rp120 miliar.
Departemen Kehakiman AS menyerahkan daftar 300 lebih tokoh yang muncul dalam dokumen Jeffrey Epstein ke Kongres.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved