Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER selebriti Peter Attia, yang dikenal sebagai pakar kedokteran panjang umur (longevity), kini berada di tengah badai kecaman. Hanya tiga hari setelah CBS News mengumumkannya sebagai kontributor baru, Departemen Kehakiman AS merilis dokumen terbaru dari berkas Jeffrey Epstein yang mengungkap hubungan akrab dan korespondensi vulgar di antara keduanya.
Dalam salah satu pertukaran email yang paling disorot, Attia memberikan komentar kasar yang merujuk pada organ intim perempuan dengan gaya bahasa medis yang tidak pantas. Pengungkapan ini memicu reaksi keras dari para penggemarnya. Di media sosial, mantan pengikutnya menyebut Attia sebagai sosok yang "bangkrut secara moral."
Berdasarkan dokumen tersebut, Attia bertemu dengan Epstein sebanyak tujuh hingga delapan kali antara tahun 2014 dan 2019. Meskipun Attia mengeklaim pertemuan tersebut bertujuan untuk penggalangan dana riset ilmiah, email-email yang ada menunjukkan kedekatan yang lebih personal.
Dalam satu pesan tahun 2015, Attia menulis kepada Epstein, "Tahukah kamu masalah terbesar berteman denganmu? Hidup yang kamu jalani begitu keterlaluan, namun aku tidak bisa memberitahu siapa pun." Ia juga diketahui pernah meminjam apartemen Epstein di New York tahun 2016 dan menyatakan kerinduannya melalui email.
Attia merilis pernyataan resmi pada Senin lalu untuk memberikan klarifikasi. Ia menegaskan tidak terlibat dalam aktivitas kriminal apa pun dan tidak pernah menyaksikan perilaku ilegal Epstein.
"Jelasnya, saya tidak pernah menyaksikan perilaku ilegal dan tidak pernah melihat siapa pun yang tampak di bawah umur di hadapannya," tulis Attia. Ia juga mengakui bahwa gurauan dalam email tersebut "sangat memalukan" dan "tidak dapat dipertahankan."
Konsekuensi profesional terhadap Attia muncul dengan cepat. CBS News dilaporkan telah membatalkan rencana siaran ulang segmen 60 Minutes yang menampilkan Attia. Selain itu, Attia telah mengundurkan diri dari perannya sebagai Chief Science Officer di merek protein bar David Protein, dan tidak lagi menjabat sebagai penasihat untuk merek suplemen AG1.
Dr. Jen Gunter, seorang spesialis obgyn, mengkritik keras Attia melalui Substack. Menurutnya, bahasa yang digunakan Attia jauh di luar batas kepatutan bagi seorang dokter, terutama ketika berkomunikasi dengan seseorang yang terdaftar sebagai pelaku kejahatan seksual.
Attia mengakui dirinya yang sekarang, 10 tahun kemudian, tidak akan menulis email tersebut atau berasosiasi dengan Epstein. "Pertumbuhan apa pun yang saya alami selama dekade terakhir tidak menghapus email yang saya tulis saat itu," pungkasnya.
Hingga saat ini, Dr. Peter Attia tidak menghadapi tuduhan kriminal, namun kerusakan pada citra publiknya sebagai guru kesehatan "Medicine 3.0" telah berdampak signifikan pada berbagai kemitraan bisnis dan media besarnya. (CNN/Z-2)
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
SUATU dokumen FBI pada 2020 yang termasuk dalam berkas Epstein menuduh bahwa miliarder paedofil Jeffrey Epstein dilatih sebagai mata-mata di bawah mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Amerika Serikat akan terus dilanda polemik soal berkas mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein hingga seluruh dokumen terkait dirilis seluruhnya.
Starmer resmi menyampaikan permohonan maaf menyusul skandal penunjukan Peter Mandelson sebagai Duta Besar Inggris.
Terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein memiliki jaringan luas di Silicon Valley.
Dokumen email terbaru mengungkap peran Andrew Mountbatten-Windsor dalam memperkenalkan Jeffrey Epstein ke keluarga kerajaan Uni Emirat Arab saat kunjungan kenegaraan 2010.
Dokumen Jeffrey Epstein memuat tuduhan seorang penari eksotis yang mengklaim diminta melakukan tindakan seksual bersama Epstein dan Pangeran Andrew di Florida pada 2006.
Bill Gates membantah klaim draf email Jeffrey Epstein yang menyebutnya terlibat perselingkuhan. Melinda French Gates sebut mantan suaminya harus beri jawaban.
Dokumen terbaru mengungkap upaya Lord Mandelson membantu Jeffrey Epstein mendapatkan visa Rusia pada 2010. Perjalanan tersebut diduga direncanakan untuk menemui sejumlah wanita di Moskow.
Departemen Kehakiman AS resmi mengakhiri peninjauan berkas Jeffrey Epstein, namun Kongres tetap melanjutkan penyelidikan. Nama Trump dan Clinton kembali jadi sorotan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved