Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Venezuela menerima dana sebesar US$300 juta (sekitar Rp5,0 triliun) dari hasil penjualan minyak mentah yang dikelola oleh Amerika Serikat. Dana segar tersebut akan digunakan untuk menopang nilai tukar mata uang nasional, bolivar, yang terus tertekan akibat krisis ekonomi berkepanjangan dan kelangkaan dolar.
Pernyataan itu disampaikan pemimpin interim Venezuela Delcy Rodríguez pada Selasa waktu setempat. Dana US$300 juta tersebut merupakan bagian dari total sekitar US$500 juta (sekitar Rp8,4 triliun) hasil penjualan minyak Venezuela yang dilakukan oleh Washington.
Rodríguez mengatakan dana itu akan disalurkan ke pasar valuta asing guna menambah pasokan dolar, dengan tujuan menstabilkan kurs bolivar serta melindungi pendapatan dan daya beli pekerja Venezuela.
“Dana ini akan digunakan untuk menstabilkan pasar valuta asing guna melindungi pendapatan dan daya beli para pekerja kami,” ujar Rodríguez.
Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya menyebut transaksi tersebut sebagai kesepakatan energi bersejarah yang diklaim akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Amerika Serikat dan Venezuela.
Presiden AS Donald Trump menyatakan minyak Venezuela dapat dijual sesuai harga pasar internasional, namun hasil penjualannya tetap berada di bawah kendali pemerintah Amerika Serikat.
Valuta asing memegang peran krusial dalam perekonomian Venezuela sejak 2018, ketika mata uang bolivar mengalami kejatuhan nilai yang sangat tajam hingga nyaris kehilangan fungsinya sebagai alat tukar utama.
Sejak saat itu, dolar Amerika Serikat menjadi mata uang de facto dalam berbagai transaksi, mulai dari perdagangan ritel hingga sektor properti. Meski bolivar masih beredar berdampingan dengan dolar, kelangkaan dolar yang dipicu oleh embargo minyak AS selama enam tahun terakhir membuat nilai tukar dolar melonjak tajam di pasar domestik.
Menurut lembaga analisis ekonomi Ecoanalítica, intervensi pemerintah di pasar valuta asing bertujuan memperkecil secara bertahap selisih antara kurs dolar resmi dan nilai tukar di pasar gelap, yang selama ini mencerminkan tekanan riil terhadap ekonomi Venezuela.
Sebelum Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, pemerintah Venezuela terpaksa menjual minyak mentahnya dengan potongan harga besar untuk menghindari sanksi embargo minyak AS. Pada periode tersebut, Tiongkok menjadi pembeli utama minyak Venezuela.
Washington mulai memperketat pengawasan terhadap praktik itu sejak Desember lalu, termasuk dengan menyita kapal tanker yang mengangkut minyak mentah Venezuela yang masih dikenai sanksi.
Masuknya dana US$300 juta (Rp5,0 triliun) ini memberi ruang napas sementara bagi pemerintah Venezuela. Namun, para ekonom menilai stabilisasi bolivar tetap akan bergantung pada ketersediaan dolar yang berkelanjutan, reformasi ekonomi struktural, serta kepastian kebijakan pasca perubahan politik di Caracas. (AFP/Z-10)
Hanya beberapa jam setelah dibebaskan dari penjara, tokoh oposisi Venezuela Juan Pablo Guanipa kembali ditangkap paksa oleh pria bersenjata.
Ribuan pendukung Nicolas Maduro berdemo di Caracas menuntut pembebasannya pascaoperasi militer AS. Presiden Interim Delcy Rodriguez kini hadapi tekanan politik.
Hubungan AS-Kolombia memasuki babak baru. Presiden Gustavo Petro dan Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk mengakhiri setahun konflik diplomatik dan sanksi.
Narasi pemerintah AS terkait penembakan dua imigran Venezuela di Oregon runtuh di pengadilan. Tak ada bukti keterlibatan geng Tren de Aragua seperti yang diklaim DHS.
BADAN Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat (AS) secara diam-diam disebut tengah berupaya membangun kehadiran permanen AS di Venezuela guna memengaruhi masa depan negara tersebut.
Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez menolak tekanan AS terkait produksi minyak. Di sisi lain, ratusan tahanan politik mulai dibebaskan sebagai isyarat perdamaian.
Harga emas di Indonesia masih bergerak tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global, didorong oleh meningkatnya permintaan investor dan aksi akumulasi emas oleh bank sentral
Perlu diingat bahwa nilai tukar mata uang selalu berfluktuasi, sehingga penting untuk memeriksa kurs terkini saat Anda ingin melakukan transaksi.
Peneliti Senior CORE Indonesia Etika Karyani menyebut, apabila Donald Trump memenangi pemilihan presiden di AS, dampaknya terhadap indeks dolar Amerika Serikat (AS) tidak akan signifikan
Kondisi fundamental Bank Mandiri berada dalam keadaan sehat dengan tingkat pemodalan yang kuat yang dapat menjadi buffer apabila ada shock terhadap perekonomian dan pasar keuangan.
"Tidak heran apabila rupiah akan dibuka melemah tajam pada Senin ini, mengingat dolar AS sangat kuat dalam sepekan terakhir," ujarnya, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved