Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Inggris membela habis-habisan kesepakatan pengalihan kedaulatan Kepulauan Chagos kepada Mauritius meskipun mendapat kecaman keras dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. London menegaskan langkah ini merupakan strategi krusial untuk mengamankan pangkalan militer penting, Diego Garcia, dari ketidakpastian hukum.
Melalui platform Truth Social, Donald Trump melontarkan kritik pedas dengan menyebut langkah Inggris tersebut sebagai "tindakan yang sangat bodoh" dan bentuk "kelemahan total". Pernyataan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat beberapa bulan sebelumnya, Trump dan pejabat senior AS sempat memberikan lampu hijau terhadap rencana tersebut.
"Sangat mengejutkan, sekutu NATO kita yang 'cerdas', Inggris, saat ini berencana menyerahkan Pulau Diego Garcia, lokasi pangkalan militer AS yang vital, kepada Mauritius tanpa alasan apa pun," tulis Trump. Ia bahkan menambahkan Tiongkok dan Rusia dipastikan sedang memantau situasi ini.
Menanggapi kritik tersebut, juru bicara resmi Perdana Menteri Inggris menyatakan posisi pemerintah tidak berubah. Inggris bersikeras bahwa kesepakatan senilai £3,4 miliar (sekitar Rp72 triliun) itu justru memperkuat keamanan nasional.
"Kami tidak akan pernah berkompromi pada keamanan nasional kami," tegas juru bicara tersebut. Ia menambahkan AS sebelumnya telah mendukung langkah ini dan Presiden Trump sempat mengakui kekuatannya tahun lalu.
Pemerintah Inggris menjelaskan kesepakatan ini diambil karena status hukum pangkalan Diego Garcia terus terancam oleh keputusan pengadilan internasional. Dengan menyerahkan kedaulatan kepada Mauritius namun menyewa kembali pangkalan tersebut selama 99 tahun, Inggris mengeklaim telah mengamankan operasi militer "untuk generasi mendatang."
Perselisihan ini berakar dari pemisahan Kepulauan Chagos dari Mauritius pada 1965, saat Mauritius masih menjadi koloni Inggris. Mauritius berargumen bahwa mereka dipaksa menyerahkan kepulauan tersebut secara ilegal sebagai syarat kemerdekaan.
Jaksa Agung Mauritius, Gavin Glover, menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan akan tetap berjalan. "Kedaulatan Republik Mauritius atas Kepulauan Chagos telah diakui secara jelas oleh hukum internasional dan tidak boleh lagi menjadi bahan perdebatan," ujarnya.
Namun, di tengah pertarungan geopolitik ini, warga asli Chagos merasa ditinggalkan. Bernadette Dugasse, seorang warga kelahiran Diego Garcia, menyatakan ketidaksetujuannya. "Saya ingin kesepakatan ini dihentikan dan tidak ada uang yang diberikan kepada pemerintah Mauritius," tegasnya melalui pesan WhatsApp. Ia menuntut agar warga Chagossian dilibatkan langsung dalam menentukan masa depan tanah kelahiran mereka.
Di dalam negeri, Perdana Menteri Keir Starmer juga menghadapi tekanan politik. Pemimpin Konservatif Kemi Badenoch menyebut kesepakatan ini sebagai "sabotase diri", sementara pemimpin Liberal Demokrat Sir Ed Davey menilai Starmer telah gagal menghadapi tekanan Trump.
Saat ini, rancangan undang-undang untuk mengimplementasikan perjanjian ini sedang dalam tahap akhir di Parlemen Inggris. Meskipun Trump kini menunjukkan penolakan, London tetap optimis bahwa kerja sama strategis dengan sekutu 'Five Eyes' akan menjaga kestabilan wilayah tersebut. (BBC/Z-2)
IRAN membantah keras keterlibatan dalam serangan 4.000 rudal terhadap pangkalan militer Inggris di Diego Garcia, Minggu (22/3) waktu setempat.
PM Keir Starmer resmi mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk operasi defensif terhadap Iran di tengah kecaman Donald Trump.
Pangkalan militer Diego Garcia, milik Inggris dan AS, terletak di Kepulauan Chagos, Samudra Hindia, sekitar 2.000 km selatan Sumatra.
Presiden AS Donald Trump mengkritik Perdana Menteri Inggris Keir Starmer karena lambat menyetujui penggunaan pangkalan Diego Garcia untuk operasi militer ke Iran.
Perwakilan Iran di PBB tegaskan AS pikat tanggung jawab penuh atas agresi militer. Semua pangkalan musuh di kawasan jadi target sah respons defensif.
Presiden AS Donald Trump mengkritik keras langkah PM Inggris Keir Starmer yang akan menyerahkan Kepulauan Chagos ke Mauritius. Trump sebut kesepakatan itu kesalahan besar.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran sebenarnya ingin bernegosiasi, meskipun tidak berani mengakuinya secara terbuka
Presiden AS Donald Trump resmi umumkan jadwal kunjungan ke Tiongkok untuk bertemu Xi Jinping. Kunjungan pertama dalam 10 tahun ini sempat tertunda akibat krisis Selat Hormuz.
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Iran bantah klaim Donald Trump soal negosiasi damai. Dugaan manipulasi pasar mencuat setelah adanya lonjakan trading mencurigakan sebelum klaim Trump di media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved