Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG protes terhadap agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) di Minneapolis, Minnesota, berakhir dengan penangkapan. Komandan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) AS, Gregory Bovino, mengonfirmasi sejumlah demonstran diamankan saat melakukan aksi di depan gedung federal Bishop Henry Whipple.
Meski tidak merinci jumlah pasti atau waktu penangkapan, Bovino menyatakan tindakan tersebut dilakukan baru-baru ini karena demonstran dianggap menghambat tugas penegak hukum.
"Beberapa pengunjuk rasa dan perusuh ingin memblokir jalan, menyulitkan penegak hukum federal untuk melakukan tugasnya," ujar Bovino kepada Fox News. "Jadi mereka dipaksa keluar dari jalan, dan jika mereka tidak berpindah, mereka akan ditangkap."
Berdasarkan pantauan di lapangan, lebih dari 100 orang berkumpul di tengah suhu udara yang membeku di luar gedung federal tersebut. Sambil menyuarakan slogan-slogan seperti "Keluarkan ICE sekarang" dan "Kami tidak akan membiarkan ICE tetap di sini," para demonstran juga mendapat dukungan dari para pengendara mobil yang melintas melalui bunyi klakson.
Ketegangan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas penegakan hukum imigrasi federal di wilayah Minneapolis dalam beberapa waktu terakhir.
Presiden Dewan Kota Minneapolis, Elliott Payne, melontarkan kritik tajam terhadap operasi federal ini. Menurutnya, tindakan agen federal tidak hanya berdampak pada komunitas imigran, tetapi juga mengganggu kehidupan sehari-hari seluruh warga kota.
"Banyak penduduk kami di sana secara sah mengamati operasi pemerintah federal untuk memastikan hak-hak konstitusional kami tidak dilanggar. Apa yang saya lihat secara langsung adalah hak-hak konstitusional kami sedang dilanggar," tegas Payne.
Payne menyamakan situasi saat ini dengan trauma masa lalu kota tersebut pasca-pembunuhan George Floyd tahun 2020. Ia menilai ada krisis kepercayaan yang mendalam terhadap pemerintah pusat.
"Kami telah menjalani ini sebelumnya. Kami menjalaninya lagi, dan kali ini, kami menjalaninya melalui pemerintah federal kami," lanjutnya. "Kami melihat kurangnya kepercayaan dan integritas yang datang langsung dari pemerintah federal, bukan hanya dalam cara mereka melakukan operasi di jalanan, tetapi bagaimana mereka sepenuhnya berbohong kepada masyarakat tentang operasi tersebut."
Kekhawatiran warga semakin memuncak setelah serangkaian insiden berdarah yang melibatkan agen federal. Pekan lalu, seorang ibu berusia 37 tahun tewas ditembak oleh agen federal. Insiden serupa kembali terjadi pada hari Rabu lalu, di mana seorang pria mengalami luka tembak akibat tindakan agen di lapangan.
"Jika Anda berpikir perlindungan berarti membunuh orang dan menembak kepala mereka, maka saya tidak menginginkan perlindungan itu dari pemerintah federal kami," pungkas Payne.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang federal belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait detail operasi yang memicu gelombang protes tersebut. (CNN/Z-2)
Presiden Donald Trump menginstruksikan pendekatan "lebih lembut" setelah penarikan 700 agen imigrasi dari Minneapolis menyusul tewasnya dua warga AS.
Presiden Donald Trump resmi mengakhiri shutdown parsial pemerintah AS setelah menandatangani RUU anggaran terbaru.
Sekretaris DHS Kristi Noem resmi mewajibkan penggunaan body camera bagi petugas di Minneapolis menyusul insiden penembakan fatal Alex Pretti.
Gelombang protes imigrasi meluas di AS. Meski jatuh korban jiwa dan protes masif, hakim federal izinkan operasi imigrasi besar-besaran di Minnesota berlanjut.
Tom Homan resmi pimpin operasi imigrasi di Minneapolis pasca penembakan warga sipil. Simak profil "Border Tsar" dan masa depan kebijakan deportasi AS.
Presiden Trump umumkan deeskalasi di Minneapolis pasca penembakan fatal warga sipil oleh agen federal.
Lebih dari selusin demonstran ditangkap di Manhattan setelah mencoba menghalangi operasi imigrasi federal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved