Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Penembakan Perempuan oleh ICE di Minneapolis Dekat Lokasi George Floyd

Thalatie K Yani
08/1/2026 05:45
Penembakan Perempuan oleh ICE di Minneapolis Dekat Lokasi George Floyd
Penembakan fatal oleh agen ICE di Minneapolis memicu kemarahan publik. Lokasi kejadian hanya beberapa blok dari tempat pembunuhan George Floyd.(Media Sosial X)

KOTA Minneapolis kembali diguncang tragedi kematian warga sipil akibat tindakan aparat keamanan. Penembakan fatal oleh agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) terhadap seorang perempua dilaporkan terjadi hanya berjarak "tiga atau empat blok" dari lokasi pembunuhan George Floyd tahun 2020.

Anggota Dewan Kota, Robin Wonsley, menekankan dampak psikologis yang mendalam bagi warga sekitar. Pasalnya lokasi kejadian yang sangat dekat dengan tempat bersejarah yang memicu protes global tersebut.

"Kota kita menghadapi tragedi luar biasa lainnya di mana nyawa warga sipil hilang," ujar Wonsley kepada CNN. "Respon kolektif masyarakat pagi ini adalah shock."

Wonsley juga menyatakan perlunya pengorganisasian berkelanjutan untuk mengeluarkan agen ICE dari Minneapolis. Ia menegaskan pesan kepada Presiden Trump bahwa keberadaan mereka tidak diinginkan di kota tersebut.

Kesaksian Warga dan Rekaman Video

Tyrice Jones, seorang warga setempat, menceritakan detik-detik mencekam saat kejadian. Ia mengaku sedang berada di rumah ketika mendengar suara tembakan yang diikuti dentuman keras. Saat melihat keluar, sebuah mobil telah menabrak kendaraan lain, dan seorang perempuan tampak bersimbah darah tersungkur di atas airbag kursi pengemudi.

Dalam rekaman video yang diambil oleh Jones, terlihat agen-agen federal berada di sekitar kursi pengemudi untuk menilai situasi. Video tersebut juga menangkap momen ketegangan saat warga sekitar mulai mengecam para agen atas tindakan penembakan tersebut.

Ketegangan Antara Warga dan Petugas

Suasana semakin memanas ketika seorang pria yang mengaku sebagai dokter mencoba mendekati kendaraan untuk memberikan bantuan medis. Namun, langkahnya dihalangi oleh para agen di lokasi.

"Kalian membuat Amerika menjadi yang utama (America First)," ujar pria tersebut dalam video. "Apakah ada seseorang yang terlatih secara medis yang menyatakan perempuan ini meninggal?"

"Keluar dari jalanan sialan ini," bentak seorang agen merespons pria tersebut.

Sekitar dua setengah menit kemudian dalam rekaman, personel medis darurat dan petugas pemadam kebakaran baru terlihat tiba di lokasi untuk menangani korban. Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) telah mengonfirmasi perempuan tersebut meninggal dunia akibat luka tembak.

Kematian ini kini menjadi sorotan tajam di tengah kebijakan imigrasi yang kian agresif, sekaligus membangkitkan kembali trauma masyarakat Minneapolis terhadap kekerasan aparat di ruang publik. (CNN/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya